Jakarta, hatiyangbertelinga.com – Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Uskup Keuskupan Larantuka mengajak seluruh umat Katolik dan komunitas kelompok doa untuk berpartisipasi dalam ziarah rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek di Larantuka.
Uskup Hans Monteiro memberikan perhatian khusus untuk menjaga dan merawat objek-objek wisata rohani selain Semana Santa yang berada di Larantuka.
“Untuk itu, saya dalam konteks ini memberikan perhatian untuk apa yang sudah ada dirawat dan dijaga,” kata Uskup Hans menjawab pertanyaan hatiyangbertelinga.com pada jumpa media usai Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Uskup Keuskupan Larantuka dan Perjumpaan Diaspora Flores Timur–Lembata se-Jabodetabek di Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.
Kunjungi juga: Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro
Kunjungi juga: Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat
Kunjungi juga: Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang
Uskup yang menulis buku “Semana-Santa di Larantuka. Sejarah Dan Liturgi” itu mengakui tempat wisata rohani di Larantuka ada banyak sekali.
Menurutnya, Larantuka itu dikenal sebagai kota pariwisata rohani, karena setiap sudut itu punya objek-objek wisatanya dan objek wisata ziarah rohani termasuk Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek yang masing-masing punya magnetnya di Larantuka.
“Jadi masing-masing punya magnet daya kekuatan untuk menumbuhkan kehidupan rohani di Larantuka maupun peziarah yang datang ke Larantuka,” kata Uskup yang ditahbiskan menjadi imam pada 14 Juli 1999 itu
Kunjungi juga: Gembala dan Domba Hilang
Kunjungi juga: Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai
Kunjungi juga: Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro
Untuk itu, Uskup yang baru ditahbiskan pada 11 Februari 2026 di Larantuka itu memberikan perhatian untuk objek-objek rohani yang sudah ada untuk dirawat dan dijaga.
“Kemudian meningkatkan bentuk partisipasi dalam arti kelompok-kelompok doa untuk mulai menggunakan tempat rohani supaya sebagai ziarah rohani bersama,” harap Uskup Hans Monteiro.
Sebagai kesaksian pribadi Melki Pangaribuan yang pernah berkunjung pertama kali pada tahun 2022 ke Bukit Fatima merasakan suasana begitu indah, tenang, dan damai. Dalam perjalanan waktu penulis mengakui salah satu doa permohonannya telah dikabulkan Tuhan melalui doa melalui Bunda Maria kepada Tuhan Yesus Kristus, “Per Mariam ad Jesum” atau “Ad Jesum per Mariam”.
Dalam kesempatan ini, kami mengajak saudara-saudari terkasih untuk berziarah ke Bukit Fatima apabila sahabat Hati Yang Bertelinga mempunyai kesempatan untuk berkunjung ke Larantuka. Semoga. Salve.
Discover more from HATI YANG BERTELINGA
Subscribe to get the latest posts sent to your email.








