Jakarta, hatiyangbertelinga.com – Romo Fransiskus Yance Sengga S.Fil., Lic.Th., mengutip 1 Timotius 2:1-4 dan doa pembawa damai Santo Fransiskus Asisi saat mewakili Agama Katolik memimpin doa dalam acara Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026).
Tidak hanya itu, Romo Yance yang menjadi anggota Tim Musik Liturgi Komisi Liturgi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi Liturgi KWI untuk masa bakti 2025–2028 itu mendoakan para pekerja dari pengemudi ojek online, pendidik, penenun, tenaga medis hingga pengusaha.
Berikut doa lengkap dari Agama Katolik yang dipimpin oleh Romo Fransiskus Yance Sengga S.Fil., Lic.Th., pada malam doa kebangsaan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kunjungi juga: Anak Yatim Katolik-Kristen dan Lintas Iman Ketuk Pintu Langit Doakan Keselamatan Bangsa
Salam kasih persaudaraan untuk kita semua, izinkan kami membawakan doa ini menurut ajaran Iman Katolik.
+Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
Bapa Yang Kudus, Allah yang Kekal dan Kuasa, syukur kami panjatkan kepada-Mu atas rahmat Hari Ulang Tahun ke-81 negara kami, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di malam yang berahmat ini kami memijakkan untaian doa ini pada pesan Santo Paulus kepada Timotius.
“Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” [1 Timotius 2:1-4] dalam Kristus Tuhan dan penyelamat kita.
Untuk itu dengan rendah hati ya Tuhan kami berdoa. Bagi para pemimpin negara dan masyarakat kami dalam pengabdian mereka yang tak kenal lelah dan teladan bagi kami dalam merawat perdamaian, kerukunan dan mengupayakan kesejahteraan warga bangsa. Semoga mereka dan segenap keluarganya, Kau pelihara dalam rahmat-Mu agar tetap sehat dan bijak dalam menjalankan tugas dan kepercayaan yang diamanatkan kepada mereka.
Kunjungi juga: Stafsus Menag Farid Belajar Banyak dari Katolik Perkaya Pembelajaran Ekoteologi dan Cinta
Tumbuhkanlah dalam hati kami, ruang keterbukaan dan toleransi religius yang merangkul, tidak memisahkan semangat persekutuan membangun jembatan yang menghubungkan dan mempersatukan, tidak mencerai-beraikan, semangat kesaksian yang gigih memperjuangkan keadilan, kebenaran dan damai sejahtera dan bukannya petaka.
Bapa yang Maha Kudus dan Kekal, kami berharap dan berdoa penuh cinta dan iman kepada-Mu, agar di usianya yang semakin bersinar oleh kebijaksanaan ini, bangsa kami dalam bingkai aneka wajah satu hati terus berupaya bersama menuju transformasi layanan umat yang menyejahterakan dan cinta akan keutuhan alam ciptaan dalam rumah nusantara yang Berbhineka Tunggal Ika.
Kunjungi juga: Kacamata Paus Fransiskus Soroti Hati yang Bertelinga
Semoga semua elemen bangsa ini belajar untuk terus menjadi pembawa damai:
Bila terjadi kebencian jadikanlah kami pembawa cinta kasih,
Bila terjadi penghinaan jadikanlah kami pembawa pengampunan,
Bila terjadi perselisihan jadikanlah kami pembawa kerukunan,
Bila terjadi kebimbangan jadikanlah kami pembawa kepastian,
Bila terjadi kesesatan jadikanlah kami pembawa kebenaran,
Bila terjadi kesedihan jadikanlah kami sumber kegembiraan, dan
Bila terjadi kegelapan jadikanlah kami pembawa terang.
Bapa yang Maha Rahim dan Maha Penyayang, kami menengadah dan memohon pertolongan rahmat-Mu bagi keselamatan negara kami dari segala bahaya yang mengancam kesatuan dan persatuan karena hanya Engkaulah tempat perlindungan kami dalam setiap bahaya dan kesusahan.
Kunjungi juga: Syarat Dari Katolik ke Agama Lain, Lalu Ingin Menjadi Katolik Lagi
Dengan iman yang teguh kami berdoa pandanglah dengan bela rasa mereka yang menderita, kesembuhan bagi orang sakit, damai bagi mereka yang berpulang. Penghiburan bagi mereka yang berduka dan berikanlah istirahat kekal kepada mereka, kepada para pahlawan kami yang telah mengurbankan nyawanya bagi kelestarian Ibu Pertiwi ini.
Kami percaya Engkaulah yang menentukan arah perjalanan sejarah manusia dan cinta-Mu menuntun kami di jalan pengharapan, di tengah dinamika bangsa yang kami hadapi saat ini.
Bapa yang Maha Baik, dampingilah dengan kasih-Mu, para guru, pendidik dan tenaga kependidikan yang dengan tulus dan tanpa pamrih mempersiapkan generasi emas kami. Karuniakanlah rahmat ketekunan, kesabaran dan tahan uji, bagi anak-anak bangsa kami yang sedang meniti pendidikannya. Semoga mereka kelak boleh mengukir prestasi dan mencapai cita-citanya.
Kunjungi juga: Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD
Ulurkanlah berkat-Mu berlimpah bagi para petani, penenun, peternak, nelayan, para buruh, para tukang, para pedagang kecil, para ojek online, para sopir dan pengendara kendaraan umum, para pekerja asisten rumah tangga, para seniman dan pengusaha yang terus berjuang memberi arti pada kemerdekaan ini.
Dan tak lupa ya Tuhan, kami doakan mereka yang terpinggirkan, kurang beruntung dan telah bekerja keras, namun belum mendapatkan hak mereka yang setara.
Kuatkanlah dengan semangat-Mu para dokter, para pekerja medis dan sosial, para relawan yang terus melayani masyarakat kami, sertailah dengan rahmat dan cinta-Mu, para Abdi bangsa kami baik di bidang legislatif, eksekutif maupun yudikatif, ASN TNI dan Polri agar terus mengabdi bangsa ini seturut kehendak-Mu.
Kunjungi juga: Uskup Harjosusanto MSF: Orang Katolik yang Tidak Moderat, Berarti Ada yang Salah dalam Penghayatan Beragamanya
Gerakanlah hati kami semua untuk bersama-sama mendengarkan rintihan Ibu Pertiwi, yang terluka dan berjuang bersama dalam memulihkan dan merawat alam ciptaan-Mu dalam semangat ekologi integral agar dengannya alam ciptaan itu kembali memancarkan keindahan dan kesuburan yang berlimpah berkat.
Di atas segalanya Bapa yang Mahakuasa, selimutilah bangsa dan negara kami dengan kasih-Mu yang tak terbatas agar kami dapat merasakan kehadiran-Mu dalam setiap tarikan nafas dan melihat tangan-Mu dalam setiap berkat.
Semoga Kasih karunia-Mu berkenan menjadi Lentera di kaki Ibu Pertiwi kami dan mercusuar yang menerangi ziarah bangsa, di jalan-Mu yang penuh pengharapan hingga terwujudlah wajah bangsa kami yang berdaulat, adil dan makmur, Indonesia maju dalam Dia yang mengajarkan kami untuk selalu mengasihi satu sama lain. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami yang hidup dan berkuasa bersama dengan Dikau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa, Amin.
+Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Amin.
Kunjungi juga: Pastor Kopong Ajak “Netizen” Katolik Menjadi Misioner dengan Jiwa Martiria
Doa Katolik yang dipanjatkan dalam Doa Kebangsaan dapat disaksikan pada durasi 1:03:45 – 1:11:25 melalui channel Youtube berikut.
Discover more from HATI YANG BERTELINGA
Subscribe to get the latest posts sent to your email.








