Profil Hati Yang Bertelinga

When the two ears are put side by side it forms the shape of the heart.

Interestingly, the word ‘ear’ sits right in the middle of the word ‘heart’ (h-ear-t). 

The ear is the way to the heart so if you want someone’s heart, learn to listen to them.

If u want God’s heart learn to listen to him. (Anonymous)

Logo Hati Yang Bertelinga “Mendengar dengan Cinta”. (Foto: SYMSP)

Ketika kedua telinga diletakkan berdampingan, itu membentuk bentuk hati.

Menariknya, kata ‘telinga’ berada tepat di tengah kata ‘hati’ (h-telinga-t).

Telinga adalah jalan menuju hati, jadi jika Anda menginginkan hati seseorang, belajarlah untuk mendengarkannya.

Jika Anda ingin hati Tuhan belajarlah mendengarkannya. (Anonim – Terjemahan bebas)

 

HATIYANGBERTELINGA.COM

Hati yang Bertelinga bermula dari sebuah inspirasi pada tahun 2008.

Motto: Berkata pada langit, Berbisik pada dedaunan, Mengeluh pada hati yang lunak (Stefanus Yoanes Melki Sahala Pangaribuan).

Said to the sky, Whispering in the leaves, Complaining at the soft heart by SY Melki SP.

Slogan “Mendengar dengan Cinta” menjadi inspirasi untuk memahami lebih dalam tentang Hati Yang Bertelinga.

Media rintisan hatiyangbertelinga.com didirikan pada Januari 2021.

Hati Yang Bertelinga menyajikan informasi kerohanian, jurnalistik, edukasi, toko online dan lain sebagainya.

Kami menerima tulisan refleksi atau renungan, opini, foto, dan informasi yang bermanfaat.

Media hatiyangbertelinga.com menyediakan sarana untuk promosi, iklan, sponsorship, content placement, atau sejenisnya. 

Hubungi kami: hatiygbertelinga@gmail.com

Lihat Disclaimer kami.

Terima kasih.

 

Salam,

SY Melki SP

Founder Hati Yang Bertelinga

 

One thought on “Profil Hati Yang Bertelinga

Leave a Reply