Kiat “Startup” Kuliner Agar Bisnisnya Bertumbuh di Masa Pandemi

HATIYANGBERTELINGA.COM – Pandemi COVID-19 membuat semua industri terdampak, tak terkecuali perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang kuliner atau food and beverages (F&B).

CEO & Co-founder Kenangan Group Edward Tirtanata membagikan sejumlah kiat bagi para pelaku perusahaan rintisan kuliner agar tak hanya bertahan, namun juga semakin bertumbuh di tengah tantangan pandemi.

“Kiat paling utama di luar dari customers fisrt, adalah teknologi. Kita dari Kopi Kenangan bisa survive karena produk kami bisa di-order melalui layanan on demand seperti pesan antar dan aplikasi kita,” kata Edward saat ditemui di Jakarta, Selasa (25/5/2021).

“Jadi, meskipun tidak ada customer yang datang dan meramaikan tempat Anda, Anda selalu bisa mendapatkan order secara online dari customer di sekitar,” ujarnya melanjutkan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa teknologi kini bisa dibilang merupakan salah satu elemen penting bagi perusahaan. “Teknologi harus di-embrace, dan diintegrasikan ke bisnis kita, agar bisnis kita berlanjut dan berkepanjangan,” kata Edward.

Tantangan

Saat disinggung mengenai tantangan di industri kuliner di masa pandemi, Edward mengatakan bahwa ketertarikan masyarakat sebagai konsumen untuk menikmati hidangan dan layanan di rumah makan masih belum seramai ketika pandemi belum menghantam dunia termasuk Indonesia.

“Tantangannya, orang-orang masih takut untuk keluar rumah, otomatis, kunjungan di tempat makan akan berkurang. Sama halnya seperti jika kita melihat (keramaian) di mal juga ada perubahan, tidak seramai dulu sebelum pandemi,” kata Edward.

Menurut dia, membuat bisnis kuliner dengan konsep “grab and go” — mungkin bisa membantu pengusaha untuk beradaptasi menghadapi penurunan kunjungan ke rumah makan atau kafe.

“Brand-brand yang punya toko grab and go, malah cenderung baik dan survive. Kopi Kenangan pun, kini bukan hanya survive, tapi juga double (keuntungan berlipat). Bahkan kita sudah punya banyak gerai. Itu adalah sesuatu yang sangat kita banggakan karena adanya grab and go ini kita selamat dari pandemi,” jelas Edward.

“Kita on track untuk double revenue dari Agustus lalu hingga sekarang, by orders,” imbuhnya.

Ia menambahkan, penting bagi pemilik usaha kuliner untuk mengenal tempat yang strategis guna meraih pasar dan mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Tempat-tempat yang ramai, sekarang jadi tidak ramai lagi, karena orang-orang ada di rumah. Maka dari itu, Kopi Kenangan banyak ekspansi ke tempat-tempat yang residencial, dimana kita bisa mendekatkan diri ke customer,” kata Edward (Antara).

Media hatiyangbertelinga.com menyediakan sarana untuk promosi, iklan, sponsorshipcontent placement, atau sejenisnya untuk mendukung bisnis Anda.

Produk bisnis Anda akan semakin cuan bersama Hati Yang Bertelinga Shop & Partners. Hubungi kami: hatiygbertelinga@gmail.com atau WhatsApp 081310887370.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading