Lima Manfaat Metode Hitung Mundur Buat Anak Patuhi Aturan

hatiyangbertelinga.com – Psikolog berlisensi sekaligus Asisten Direktur San Francisco Bay Area Center for Cognitive Therapy Daniela Owen menyebut metode menghitung mundur sebelum memberikan konsekuensi kepada anak merupakan strategi pengasuhan yang efektif.

Dilansir dari laman Psychology Today, metode tersebut dinilai memiliki lima manfaat utama, mulai dari memberi peringatan hingga membantu anak memahami batasan.

Metode menghitung mundur dilakukan dengan menghitung perlahan, misalnya dari lima hingga satu, setelah orang tua memberikan instruksi.

Jika anak belum mematuhi arahan hingga hitungan berakhir, orang tua kemudian memberikan konsekuensi yang telah ditetapkan.​​​

Kunjungi juga: Kiat Hindarkan Anak dari Bahaya Medsos

Kunjungi juga: Kiat Agar Anak Berani Laporkan Kekerasan dan Pelecehan Seksual

Owen, yang juga meneliti strategi pengasuhan selama studi doktoralnya, mengatakan metode tersebut didukung berbagai penelitian mengenai pengasuhan berbasis perilaku, termasuk program 1-2-3 Magic, Triple P, The Incredible Years, dan The Kazdin Method.

Menurut Owen, manfaat pertama dari metode ini adalah memberikan peringatan yang jelas kepada anak sebelum konsekuensi diterapkan sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki perilaku.

Manfaat kedua adalah memberi waktu kepada anak untuk mempertimbangkan pilihan dan mulai mematuhi instruksi.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar anak membutuhkan beberapa detik untuk mengalihkan perhatian dari aktivitas yang sedang dilakukan.

Kunjungi juga: Awan Putih Filter HP, Momen Pas Hari Anak Nasional 2026

Kunjungi juga: Enam Penyebab Buncit Anak Muda

Ketiga, metode ini membantu orang tua menghindari kebiasaan mengulang instruksi berkali-kali.

Jeda beberapa detik memberikan ruang bagi anak untuk merespons tanpa gangguan tambahan.

Keempat, menghitung mundur membantu orang tua tetap tenang saat menghadapi perilaku anak.

Owen menyarankan orang tua menghitung secara perlahan sambil menarik napas dalam agar dapat mengendalikan emosi.

Kelima, penerapan metode secara konsisten membantu anak memahami hubungan antara perilaku dan konsekuensi.

Dengan demikian, anak belajar menghormati batasan, sementara orang tua dapat mengurangi konflik yang muncul dalam proses pengasuhan.

Kunjungi juga: Kecemasan Orang Tua Memperparah Alergi Anak

Kunjungi juga: Tujuh Manfaat Tidur Siang untuk Tumbuh Kembang Anak


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Kiat Agar Anak Berani Laporkan Kekerasan dan Pelecehan Seksual

    Anak, orang tua, melaporkan tindak kekerasan, pelecehan, seksual, Psikolog klinis, Meiri Dias Tuti, M.Psi., Psikolog, Asosiasi Psikolog Sekolah Indonesia dalam Himpunan Psikologi Indonesia, Kiat Agar Anak Berani Laporkan Tindak Kekerasan dan Pelecehan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Bulan Kitab Suci Bukan Sekadar Baca Buku Saja

    Bulan Kitab Suci Bukan Sekadar Baca Buku Saja

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading