Berpuasa untuk Yesus

#Refleksi Awam, Senin, 18 Januari 2021

“Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. (Matius 2:20)

Saya pernah mendengar dari beberapa orang, bahwa ada orang yang menjalankan puasa untuk intensi khusus, misalnya puasa untuk orang yang sakit atau membebaskan orang dari gangguan si jahat.

Saya pernah juga membaca suatu artikel terbitan YLSA bahwa puasa menjadi (1) tanda kerinduan orang percaya akan kedatangan Tuhan, (2) persiapan bagi kedatangan Kristus, (3) perkabungan karena Kristus tidak ada, dan (4) tanda kesedihan atas dosa dan kerusakan dunia ini.

Bagi saya, puasa tidak sekadar diartikan meniadakan makan, minum, dan sebagainya. Puasa disebut juga sebagai lambang duka dan kesedihan. 
Yesus mengatakan bahwa sahabat-sahabat-Nya berpuasa setelah Dia – sebagai mempelai –  “diambil” dari mereka atau dengan kata lain saat Yesus kembali ke surga. Puasa itu dilakukan pada masa kenaikan Yesus ke surga hingga kedatangan-Nya kembali.

Sebagai pengikut Yesus, saya pernah berpuasa dan berpantang pada masa prapaskah penuh dengan tantangannya. Pengalaman berpuasa dan berpantang selama 40 hari itu menjadi kekayaan rohani yang tidak pernah dapat saya lupakan.

Satu hal penting bagi saya, dari sekian banyak hal yang penting lainnya, bahwa pengalaman berpuasa dan berpantang dapat mengembangkan kerohanian pribadi.

Pada tahun 2021 ini, saya berniat untuk kembali menjalankan pantang dan puasa pada masa prapaskah. Saya berharap puasa dan pantang yang akan dilakukan mendatang dapat menjadikan saya semakin mencintai Yesus, semakin terlibat dalam karya pelayanan, dan semakin menjadi berkat bagi sesama.

Siapkah saya berpuasa untuk Tuhan Yesus?

+Dimuliakan Tuhan, detik ini dan selama-lamanya. Amin.+

@Tebet Timur & Harapan Jaya, Pekan Biasa II Pembukaan Pekan Doa Sedunia Untuk Persatuan Umat Kristiani
SY Melki SP


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spiritualitas

Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading