Menag Yaqut Jadikan Umat Katolik Contoh Agama Lain

JAKARTA, hatiyangbertelinga.com – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan isi pertemuannya dengan Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo pada Jumat (22/1/2021) yang mengatakan bahwa umat Katolik merupakan umat yang teratur dan taat hukum.

“Saat saya bertemu dengan Kardinal Suharyo, beliau menyampaikan, bahwa umat Katolik adalah umat yang teratur dan taat hukum. Kami memiliki sistem tersendiri yang dapat mencegah umat Katolik melanggar hukum, begitu kata Kardinal,” kisah Menag Yaqut saat memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (29/1/2021).

“Saya jawab saat itu, wah kalau memang seperti itu maka biarlah umat Katolik menjadi contoh bagi umat-umat yang lain untuk masalah ketertiban dan taat hukum,” imbuh Menag Yaqut.

Menag pun berharap karakter semacam ini juga dimiliki jajaran ASN Bimas Katolik.

“Sehingga saya yakin, kalau ini diterapkan, maka tidak akan ada lagi pelanggaran hukum seperti korupsi dalam penyelenggaraan negara,” ungkapnya.

Karakter lain yang perlu dimiliki oleh ASN Kemenag menurutnya adalah kesederhanaan dan kebersahajaan. Lagi-lagi, hal ini menurut Menag, juga dapat dicontoh dari perilaku yang dimiliki Kardinal Suharyo.

“Saya amat kagum dengan beliau. Walaupun beliau adalah seorang tokoh besar, tapi beliau sangat sederhana dan bersahaja. Bahkan saya ungkapkan kepada beliau, saat berhadapan dengan beliau, saya merasa sedang berhadapan dengan kiai saya,” kata Menag mengungkap kekagumannya kepada sosok Uskup Agung Jakarta tersebut.

Menurut Menag, ia melihat ada kesamaan karakter yang ia temui antara Kardinal Suharyo dengan para kiai yang mengajarkan agama Islam kepadanya.

“Saya menyimpulkan, semakin orang dekat dengan Tuhan, maka ia semakin lembah manah (bijaksana). Alangkah berbahagianya kita, bila spirit umat Katolik ini bisa dipegang oleh ASN kita,” imbuhnya.

Pembinaan ASN di lingkungan Ditjen Bimas Katolik ini diikuti oleh ratusan peserta secara luring dan daring. Tampak hadir secara langsung, Dirjen Bimas Katolik Yohanes Bayu Samodro beserta pejabat eselon II dan III di lingkungan Bimas Katolik. Sementara para pejabat Bimas Katolik di lingkungan Kanwil dan lembaga pendidikan, mengikuti jalannya pembinaan melalui sambungan video conference. (Kemenag)

 


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Related Posts

Stafsus Menag Farid Belajar Banyak dari Katolik Perkaya Pembelajaran Ekoteologi dan Cinta

HATIYANGBERTELINGA.COM – Staf Khusus Menteri Agama bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, menegaskan bahwa kita perlu belajar dari Katolik tentang “Kasih” untuk memperdalam materi pembelajaran berbasis

Konklaf, Pemilihan Paus Baru Mulai 7 Mei 2025

HATIYANGBERTELINGA.COM – Sekitar 180 kardinal, hari Senin (28/4/2025), telah menetapkan tanggal konklaf selama kongregasi umum kelima di Vatikan. Para kardinal dari seluruh dunia akan mengikuti konklaf atau pemilihan paus baru,

Leave a Reply

Spiritualitas

Persembahan untuk Tuhan

Persembahan untuk Tuhan

Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

Pendidikan Bernafas Eros

Pendidikan Bernafas Eros

Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading