Biarawati Katolik Sr Theresia Asia OSU Dilantik Jadi Ketua RT di Bandung

HATIYANGBERTELINGA.COM – Seorang suster biarawati Katolik bernama Sr. Theresia Asia Lori, OSU dari Ordo Santa Ursula dilantik oleh Lurah Kelurahan Babakan Ciamis sebagai ketua RT untuk wilayah RT 03/RW 06 Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur, Bandung, hari Sabtu (5/2/2022).

Suster Ursulin itu dilantik oleh Lurah Babakan Duddy Firmansyah, SSos, MAP, dengan beberapa rekan lainnya dari RT 01, 02, 04, 05 di Aula Kampus Santa Angela Bandung seperti dilansir dari bimaskatolik.kemenag.go.id, hari Selasa (8/2/2022).

Suster yang sering disapa dengan Sr. Asia ini, belum terlalu lama tinggal di Babakan Ciamis. Terhitung sejak 2 Agustus 2021, Sr. Asia secara definitif berpindah dari Jakarta dan menetap di Bandung, di RT 03.

Suster yang juga seorang komponis ini dipercayakan biara Ursulin untuk mengemban tugas sebagai Koordinator Pastoral Sekolah Kampus Santa Angela Bandung.

Terkait tugas barunya sebagai Ketua RT, Sr. Asia bertutur bahwa ia hanya meneruskan tugas para suster sebelumnya yang telah dipercayakan sebagai Ketua RT di wilayah RT 03.

Ada Suster Etty Neu, OSU yang kemudian pindah ke Jakarta dan digantikan oleh Sr. Lestari, OSU yang juga akhirnya pindah ke Atambua, Nusa Tenggara Timur. Sr. Lestari, OSU kemudian digantikan Sr. Bernadine, OSU.

“Karena Sr. Bernadine, OSU sudah sepuh, maka saya membantu untuk menemani beliau dalam urusan administrasi dan laporan terkait warga RT 03 dan aktif dalam beberapa kegiatan RT maupun kelurahan dan hal ini disetujui pimpinan saya,” tutur Suster Asia.

Baca juga: Menlu AS Temui Paus Fransiskus Bahas Penolakan Komuni Terhadap Joe Biden

Menurut kisahnya, beberapa waktu kemudian, Bapak Ketua RW mengusulkan supaya dirinya yang menjadi Ketua RT 03 agar lebih mudah dalam urusan-urusan pelayanan warga.

“Meski saya memiliki KTP DKI Jakarta. Kata Pak RW, tidak jadi masalah. Hal ini saya sampaikan kepada pimpinan komunitas kami dan pimpinan kami setuju. Maka saya bersedia dan akhirnya dilantik menjadi ketua RT 03,” cerita Sr. Asia.

Pelantikan Suster menjadi seorang Ketua RT ini menarik sekaligus memberi inspirasi. Jabatan Suster yang lazim dikenal untuk melayani biara dan spiritualitas yang dihidupi, kini harus tampil ke ruang publik untuk memberi warna dalam pengabdian masyarakat, bangsa, dan negara.

Bagi Sr. Asia, spiritualitas yang dihidupi melalui motto biara Ursulin, yakni Soli Deo Gloria (Hanya Demi Kemuliaan Tuhan & kebahagiaan jiwa-jiwa) menjadi semangat dalam pelayanan tanpa sekat.

“Spiritualitas kami adalah semangat pelayanan kasih: ‘Semuanya demi kemuliaan Tuhan, SOLI DEO GLORIA’” tutur Suster Asia saat dihubungi via telepon.

Baca juga: Pastor Kopong MSF Tetap Menjadi Seorang Kristen Katolik Terlepas dari Luka-luka Gereja

Menurut Suster yang sudah mengeluarkan beberapa album rohani ini, pelayanan kepada manusia tanpa membedakan suku, ras, dan agama harus terus dilakukan.

“Dengan mengemban tugas sebagai Ketua RT ini, saya dapat melayani banyak orang dengan kasih demi kemuliaan Tuhan. Semua pelayanan kepada sesama adalah bentuk memuliakan nama Tuhan,” ujar Sr. Asia.

Hidup dalam keberagaman bukanlah hal baru bagi Sr. Asia. Saat ini warga RT 03 yang dipimpinnya sebagian besar adalah saudara-saudara beragama Katolik dan Islam.

“Kami sangat menghargai satu sama lain. Kami hidup dalam kasih persaudaraan, penuh toleransi,” tutur Sr. Asia.

Dengan dilantiknya sebagai Ketua RT, maka Sr. Asia siap mengemban tugas negara lewat pengabdiaannya sebagai Ketua RT. Pengabdian itu tentu juga merupakan tugas perutusan Gereja Katolik ke tengah masyarakat yang beraneka ragam budaya dan agama.

Baca juga: RIP Sr Hildegard Hayon CB, Teman Curhat Online Kami, Penulis Renungan


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Stafsus Menag Farid Belajar Banyak dari Katolik Perkaya Pembelajaran Ekoteologi dan Cinta

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Staf Khusus Menteri Agama bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, menegaskan bahwa kita perlu belajar dari Katolik tentang “Kasih” untuk memperdalam materi pembelajaran berbasis

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading