Menag Yaqut: Mau Ngomong Pendidikan Islam, Kristen, Katolik Nggak Ada Manfaat Substantif Jika Moderasi Beragama Tidak Jalan

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta jajarannya untuk mempercepat implementasi moderasi beragama dalam berbagai program Kementerian Agama (Kemenag).

“Saya minta semuanya dapat bergerak cepat, tentunya dengan dukungan semua pihak agar menjadi perhatian. Mau ngomong apa aja, soal haji, soal pendidikan Islam, Kristen, Katolik atau apapun itu nggak akan ada manfaat yang substantif jika moderasi beragama tidak jalan,” kata Menag Yaqut, Rabu (17/2/2021) di hadapan para pejabat eselon I dan perwakilan Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama Kementerian Agama, di Kantor Kemenag, Jakarta.

Percepatan implementasi moderasi beragama, menurut Menag Yaqut, juga salah satu komitmen Presiden Joko Widodo.

“Presiden menyampaikan untuk melakukan program besar-besaran tentang moderasi beragama. Utamanya di lembaga pendidikan dan rumah ibadah,” ungkap Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Sesuai arahan Presiden Jokowi, moderasi beragama juga perlu dijabarkan dalam sub-sub tema ceramah, khutbah, maupun materi pendidikan keagamaan. Menag berharap, program-program itu bisa dijalankan dalam tahun 2021 ini.

Menag optimistis moderasi beragama dapat segera dijalankan di seluruh lini. Apalagi Pokja Moderasi Beragama Kemenag telah menyelesaikan peta jalan (roadmap) moderasi beragama. Untuk memperkuat moderasi beragama, Gus Yaqut juga mengusulkan perlunya penerbitan peraturan presiden (perpres).

“Mudah-mudahan kita bisa jalan cepat seperti yang disampaikan Pokja Moderasi Beragama. Jika kita sudah siap secara konsep, saya akan menghadap Presiden untuk meminta agar Perpres (tentang pelaksanaan moderasi beragama) dapat diproses secepatnya,” kata Menag.

Menag Yaqut pun mengapresiasi kerja Pokja Moderasi Beragama yang telah menghasilkan peta jalan. Peta jalan, kata Menag, amat bermanfaat untuk mengakselerasi penguatan moderasi beragama di Indonesia.

“Hasil perumusan Pokja sudah sempurna, sudah bisa lari. Saya ingin menjadikan momentum ini selain untuk memoderasikan cara pandang dan sikap umat beragama,” kata Gus Menag.

Sebelumnya, Ketua Pokja Moderasi Beragama Kemenag Oman Fathurahman melaporkan kepada Menag bahwa Pokja telah menyelesaikan penyusunan peta jalan moderasi beragama. Turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan Tim Ahli untuk Strategi Implementasi Moderasi Beragama Alissa Wahid.

“Saat ini, peta jalan penguatan moderasi beragama ini sudah dimatangkan. Narasi peta jalan ini akan menjadi lampiran pengajuan Perpres tentang implementasi Moderasi Beragama,” ungkap Oman yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Agama Bidang Manajemen Komunikasi.  (Kemenag)

 


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik, 1 Timotius 2:1-4, Doa Pembawa Damai, Santo Fransiskus Asisi, Doa Kebangsaan, Monas, Jakarta, NKRI, HUT RI, HUT ke-81 RI, hatiyangbertelinga.com, Romo Fransiskus Yance Sengga S.Fil., Lic.Th., Agama Katolik, memimpin doa, Monumen Nasional (Monas), Kementerian Agama, KWI

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Ziarah Rohani, Kapela Gabriel Manek, Bukit Fatima, objek wisata, objek wisata rohani, Per Mariam ad Jesum, Ad Jesum per Mariam, Larantuka, Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Uskup Keuskupan Larantuka dan Perjumpaan Diaspora Flores Timur–Lembata se-Jabodetabek di Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.

    Spiritualitas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading