Pejabat Gedung Putih Diskors Usai Wartawan Tanyai Asmaranya

HATIYANGBERTELINGA.COM – Seorang wartawan yang sedang membuat laporan tentang hubungan asmara pejabat urusan pers Gedung Putih berdampak diskorsnya pejabat tersebut selama seminggu.

Pasalnya, Vanity Fair, hari Jumat (12/2/2021) melaporkan wakil juru bicara Gedung Putih, TJ Ducklo telah menyampaikan ancaman, termasuk mengatakan “saya akan menghancurkan Anda” pada seorang koresponden Politico, yang sedang menulis laporan tentang hubungan Ducklo dengan seorang wartawan Axios, Alexi McCammond baru-baru ini.

Kemudian Gedung Putih pada hari Jumat (12/2/2021) men-skors untuk sementara waktu pejabat urusan persnya itu.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki menulis di Twitter bahwa Ducklo telah di-skors selama satu minggu tanpa gaji dan tidak akan bekerja dengan wartawan Politico lagi.

Lebih jauh Psaki mengatakan Ducklo sudah meminta maaf pada wartawan Politico, Tara Palmeri, “yang telah melakukan pembicaraan panas tentang kehidupan pribadinya. Ia adalah orang pertama yang mengakui bahwa ini bukan standar perilaku yang ditetapkan oleh Presiden.”

Seorang juru bicara Axios mengatakan McCammond mengungkapkan hubungannya itu dengan editornya pada November lalu dan ia dipindahkan dari tugas meliput di Gedung Putih.

Sanksi itu diberikan setelah Presiden Joe Biden, yang menjabat mulai 20 Januari lalu, bertekad akan bersikap keras jika ada anggota pemerintahannya yang melakukan tindakan tidak sopan.

“Jika Anda bekerja dengan saya dan saya dengar Anda memperlakukan mitra lainnya dengan tidak sopan, merendahkan orang lain, saya berjanji akan memecat Anda saat itu juga, tidak ada kata jika, atau tetapi,” tegas Biden pada pejabat-pejabat politiknya dalam upacara pelantikan virtual.

“Setiap orang berhak diperlakukan dengan hormat dan bermartabat,” tambah Biden.

Dalam keterangan pers pada hari Jumat (12/2), Psaki mengatakan Biden tidak terlibat dalam keputusan untuk men-skors Ducklo dan menekankan bahwa Gedung Putih menyelesaikan masalah ini secara serius.

Tindakan Ducklo “sangat tidak dapat diterima dan ia tahu itu,” ujar Psaki. “Kami telah bicara dengannya. Hal ini tidak akan pernah terjadi lagi.”

Sementara itu Ducklo, McCammond dan Palmeri tidak menanggapi email untuk meminta komentar mereka. 

 

Keterangan Foto: TJ Ducklo saat mendengarkan sekretaris pers Jen Psaki berbicara selama konferensi pers di Gedung Putih di Washington. Ducklo telah diskors selama seminggu tanpa gaji. (Foto: AP via VOA)

 


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Stafsus Menag Farid Belajar Banyak dari Katolik Perkaya Pembelajaran Ekoteologi dan Cinta

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Staf Khusus Menteri Agama bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, menegaskan bahwa kita perlu belajar dari Katolik tentang “Kasih” untuk memperdalam materi pembelajaran berbasis

    Spiritualitas

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading