Seberapa Lekat Anda dengan Pasangan? Kenali Tipe-tipe Kelekatannya!

HATIYANGBERTELINGA.COM – Setiap orang itu unik, begitu pula setiap hubungan pasti memiliki keunikannya tersendiri.

Saat orang menjalin hubungan, mereka menciptakan pola/gaya tertentu, sehingga membentuk pengalaman dalam hubungan itu sendiri.

Kelekatan (Attachment) dalam hubungan menjadi salah satu bentuk keterikatan.

Psikolog, Octavia Putri, MPsi, mengatakan kemelekatan sendiri adalah salah satu cara pandang seseorang yang menjadi pisau bermata dua, antara penderitaan (suffering) dan penyembuhan (healing).

“Jadi tergantung bagaimana orang tersebut memandang sebuah hubungan,” kata Octavia Putri seperti dikutip hatiyangbertelinga.com hari Sabtu (10/4/2021).

Hal ini, kata Octavia Putri, berkaitan juga dengan perasaan aman di sekitar orang lain dan kebutuhan untuk memilih orang yang tepat.

“Jika kita mencapai rasa aman dengan orang yang tepat, kita akan memiliki hubungan yang jauh lebih baik,” katanya.

Menurutu Octavia, gaya kelekatan banyak dipengaruhi oleh pengasuhan masa kecil, bahkan menurut penelitian ditemukan faktor lain seperti gen dan pengalaman/perjalanan hubungan romantis ketika dewasa.

Amir Levine dan Rachel S. F. Heller dalam buku “Attached” menjelaskan ada tipe kelekatan, yaitu tipe secure, tipe avoidant, dan tipe anxious.

Pada dasarnya, orang dengan tipe secure-secure merasa nyaman dengan keintiman dan terbiasa bersikap hangat serta penuh kasih, cenderung memberikan dan menerima cinta sehingga hubungan saling bahagia.

Sedangkan, orang dengan tipe anxious cenderung mendambakan keintiman, tapi cenderung khawatir pada kemampuan pasangan terkait membalas rasa cinta mereka.

Sementara, orang dengan tipe avoidant menyamakan keintiman dengan perasaan ‘hilangnya kemandirian’, sehingga cenderung meminimalkan kedekatan/jaga jarak.

Kombinasi pasangan antara anxious-avoidant cenderung melelahkan dikarenakan yang satu membutuhkan kedekatan dengan usaha yang ekstra, sementara pasangannya cenderung menjaga jarak/membatasi, sehingga hubungan romantis pun kurang terjalin.

Levine menyatakan saat kita mengetahui gaya kelekatan, maka dapat mengidentifikasi tipe pasangan.

Contoh, saat kita tahu kita adalah tipe anxious berarti penting bagi pasangan kita membahas chat dengan cepat, supaya tidak ada muncul overthinking.

Sementara untuk tipe avoidant, perlu menyadari bahwa kita punya harapan untuk menemukan seseorang yang dapat melengkapi kita dan menolak/mendorong orang yang menyayangi kita merupakan hal yang kurang tepat di dalam hubungan.

Levine menambahkan saat menjalin hubungan bersama pasangan, perlu ingat tentang konsistensi, ketersediaan, keandalan, daya tanggap, dan prediktabilitas.

Ketika orang yang menjalin hubungan dapat menunjukkan konsisten, selalu siap sedia, responsif, dapat diandalkan, dan dapat diprediksi, maka hubungan menjadi tenang, menyenangkan, dan stabil.

Ini bukan tentang memberi hadiah atau membeli sesuatu, tapi ke arah komunikasi dan pemahaman satu sama lain, sehingga interaksi kecil yang tampaknya tidak penting dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pembeda yang positif di suatu hubungan.

Selain Levine dan Heller, tokoh terkenal yang membahas tentang kelekatan adalah John Bowlby dengan teori kelekatannya.

Menurut Bowlby, tipe kelekatan ada empat, yaitu secure, insecure anxious, insecure avoidant, dan insecure disorganized.

Tipe secure cenderung tidak cemburu ataupun posesif karena saling percaya dan saling menghargai satu sama lain.

Sementara tipe insecure anxious, cenderung sangat cemburu dan khawatir bahwa pasangan akan meninggalkan.

Tipe insecure avoidant cenderung memberi jarak dengan pasangan, sehingga tidak terciptanya hubungan emosional yang terlalu dalam.

Bisa dikatakan tipe ini cenderung kurang peduli terhadap hubungan yang dijalani.

Sedangkan, tipe insecure disorganized adalah kombinasi dari anxious-avoidant, cenderung sulit mempercayai pasangan karena perasaan takut/cemas dan menjaga jarak.

Nah kira-kira, apa tipe kelekatan Anda dengan pasangan ya?

 


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Juara 1 Fesyen Kemerdekaan RI 2026 Kostum Terbaik “Ketahanan Pangan”

    Kostum Terbaik, Ketahanan Pangan, Perlombaan, Kemerdekaan, HUT RI, NKRI, 81 Tahun, ASN, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Kamis, 13 Agustus 2026, Perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
    Tim TU Direkorat Pendidikan Katolik dan Subdit Pendidikan Menengah.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading