Luar biasa Cesco, Nuela, Calista meramaikan Gebyar Merdeka Minggu Ceria Wilayah Santo Yohanes Pemandi Paroki Bekasi Utara dalam rangkaian perayaan HUT ke-28 Gereja Santa Clara dan HUT ke-81 NKRI, Minggu, 09 Agustus 2026 di rumah Eyang Tino, Jati Unggul, Harapan Jaya.
Kami patut bersyukur dapat mengikuti kegiatan kali ini walau bukan juara utama perlombaan seperti memasukan bendera ke dalam botol, makan kerupuk kecil, dan goyang bola dari kardus bolong, tapi Cesco, Nuela, dan Calista berani menjawab beberapa pertanyaan dari kakak-kakak panitia usai mendengarkan cerita singkat tentang Santa Clara dari Asisi.
Kirain anak orang lain doang yang begini saat lomba makan kerupuk, ternyata Cesco kocak juga makan kerupuknya saat lomba agustusannya.
Kunjungi juga: Teman Baru Nuela dan Cesco di Kafe Terpingkal
Kunjungi juga: Hadiah Rosario, Juara versi Kami
Apa nama biaranya Santa Clara?
“San Damiano,” jawab Cesco dihadiahi kotak makan kecil.
Apa alat yang diangkat Santa Clara saat menghadapi prajurit yang menyerang?
“Monstran,” jawab Calista dihadiahi botol minum.
Siapa nama Presiden pertama Indonesia?
“Soekarno” jawab Nuela dihadiahi tempat pensil.
Hadiah bukanlah yang utama bagi kami, tetapi partisipasi aktif Nuela, Cesco dan Calista dalam merayakan ulangtahun Gereja Santa Clara dan kemerdekaan RI pada tahun ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan dengan segala upaya mereka.
Kunjungi juga: Awan Putih Filter HP, Momen Pas Hari Anak Nasional 2026
Kunjungi juga: Si Bontot Minta Berenang, Mana Airnya?
Bolak balik dari rumah opa Flores pada Minggu lalu untuk lomba di aula paroki Santa Clara dan minggu ini kembali ke domisili papanya di Harapan Jaya. Lalu nanti balik lagi ke Rawa Lumbu untuk kembali ke sekolah menjadi semangat perjuangan nyata dari Nuela dan Cesco.
Terima kasih untuk kakak-kakak panitia, teman-teman seiman, dan para orangtua yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Tuhan memberkati semua.
ini ya video liputan papanya pada channel youtube kami.
Cerita Singkat tentang Santa Clara Asisi saat Minggu Ceria
Merdeka! Salve.
Sekian, the end.
Salam Mecin
“Mendengar dengan Cinta”
Discover more from HATI YANG BERTELINGA
Subscribe to get the latest posts sent to your email.











