Asosiasi Pers Tunisia Kritik Penangkapan Jurnalis

Polisi berjaga-jaga saat berlangsungnya aksi protes anti-pemerintah di Tunis, Tunisia, 26 Januari 2021. (Foto: Reuters/VOA)

TUNIS, hatiyangbertelinga.com  – Polisi Tunisia menampar dan menangkap seorang jurnalis foto yang bekerja malam hari meski memiliki izin berada di luar ketika jam malam diberlakukan, asosiasi pers nasional menyatakan, Rabu (27/1), di tengah kritikan terkait penanganan protes yang dilakukan pasukan keamanan.

Islem Hkiri, seorang fotografer lepas, dituduh melanggar jam malam dan menyerang seorang pegawai pemerintah.

Islem sebelumnya mempublikasikan foto-foto yang menunjukkan polisi menggunakan semprotan merica dalam gelombang protes baru-baru ini di Tunisia, negara demokrasi sejak revolusi 2011 yang mengilhami “Arab Spring.”

Para pengunjuk rasa mengecam perlakuan yang tidak adil dan tindakan keras polisi.

Pasukan keamanan telah menangkap lebih dari 1.200 orang, termasuk mereka yang kebanyakan berusia di bawah 18 tahun, dan menggunakan gas air mata terhadap para demonstran.

Meski protes siang hari sebagian besar berlangsung damai, demonstrasi pada malam hari berulang kali melibatkan sejumlah bentrokan dengan polisi dan beberapa penjarahan.

Asosiasi jurnalis mengutuk kekerasan oleh polisi dan meminta Kementerian Dalam Negeri untuk segera melakukan penyelidikan.

Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri menyatakan tidak bisa mengomentari kasus yang sedang ditangani pengadilan.

Seorang pejabat pengadilan belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.

Organisasi HAM Tunisia mengkritik penanganan agresif pihak kepolisian terhadap para pengunjuk rasa dan penangkapan beberapa blogger.

Kelompok oposisi dan sejumlah aktivis juga mengkritik langkah-langkah pengamanan yang belum pernah terjadi dan pembatasan atas kebebasan untuk berdemonstrasi, dan penutupan jalan-jalan di ibu kota guna mencegah protes pada hari Selasa. (VOA)

 


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Related Posts

Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

Tips dan Strategi, Teolog Siber Awam, Influencer Iman, Influencer Kristus, Jagat Digital, Pegiat Sosial, Cyber-Theologian, Awam, Fr Antonio Spadaro SJ, Cybertheology, Apostolicam Actuositatem, Ascoltare con l’orecchio del cuore, Hati Yang Bertelinga, Salam Mecin, Mendengar dengan Cinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spiritualitas

Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

Yesusku yang Baik, Yesus Terbaik; Lirik: Imanuela Pangaribuan

Yesusku yang Baik, Yesus Terbaik; Lirik: Imanuela Pangaribuan

Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

3 Spirit & Mindset Efata Community

3 Spirit & Mindset Efata Community

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading