Opini pertama kali yang dipublikasikan secara resmi di website kementerian. Usai 2x ditolak oleh media nasional: (1) ✓ kesulitan mendapatkan tempat, (2) mohon maaf info kared tidak bisa siar.
Dari kedua penolakan itu saya menyadari ternyata ada format tulisan yang salah seperti makalah/jurnal dan kepanjangan naskahnya (± 6000 karakter) kalau dimuat di koran harian nasional.
Namun atas dukungan bunda Joice dan istri, serta semua pihak yang tidak disebutkan satu per satu akhirnya dikirimkanlah naskah revisi terakhir ini seperti yang dipublikasikan di website Kemenag.
Kunjungi juga: RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik
Bersyukur pada Tuhan karena bisa berkontribusi melalui opini keagamaan dan pendidikan, semoga bermanfaat untuk banyak pihak.
Opini berjudul:
Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC
Lihat selengkapnya dengan kunjungi website Kemenag pada kolom opini atau melalui link berikut ini:
Kunjungi juga: Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC
Atau DM/japri kami untuk mendapatkan linknya.
Mohon dibagikan juga bila bermanfaat untuk yang lainnya. Demikian, terima kasih. Salve.
Salam Mecin
“Mendengar dengan Cinta”
Terima kasih atas apresiasi dan dukungan keluarga, sahabat, kolega, dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Semoga opini saya bermanfaat. Salve
He must increase, but I must decrease (John 3:30).
Terima kasih atas apresiasi para sahabat dan kolega semuanya, semoga bermanfaat ya opini
Discover more from HATI YANG BERTELINGA
Subscribe to get the latest posts sent to your email.











