Mengenal Lebih Mendalam Harapan

“Optimism is the faith that leads to achievement. Nothing can be done without hope and confidence.” – Helen Keller

Harapan didefinisikan sebagai suatu kata dengan makna positif dan adanya sikap optimistis, percaya akan terjadi suatu hal yang baik di masa depan.

Patricia Bruininks menjelaskan harapan merupakan atribut manusia yang dikategorikan sebagai emosi positif, seringkali terjadi di tengah keadaan negatif atau ketidakpastian.

Harapan pun biasanya berhubungan dengan hasil yang belum terjadi tetapi bersifat emosi positif termasuk keinginan dan optimisme. Harapan sendiri menjadi salah satu kajian dari psikologi positif.

Charles Richard “Rick” Snyder merupakan seorang psikolog klinis asal Amerika yang mahir dalam bidang psikologi positif. Ia menjelaskan bahwa harapan merupakan keterhubungan antara agency (perilaku yang mengarah kepada tujuan) dan pathway (rencana untuk mencapai tujuan).

Proses harapan merupakan proses dinamis yang dapat berubah sewaktu-waktu. Lebih lanjut, Snyder menjelaskan bahwa ada tiga komponen dalam harapan, yaitu tujuan, langkah/pathway, dan kemampuan diri yang memotivasi.

Pada tujuan, biasanya merupakan target/sasaran yang mau dicapai didukung dengan pemikiran secara sadar. Tujuan sendiri memiliki kemungkinan dan terkadang ketidakpastian, berkaitan dengan jangka waktunya bisa saja tujuan memiliki jangka waktu pendek maupun panjang. Mengingat tujuan adalah hal utama, maka membutuhkan perhatian maupun usaha lebih.

Kemudian, terkait dengan langkah/pathway, biasanya fokus pada cara untuk mencapai tujuan, seperti strategi mencapai target ataupun jika ada hambatan bagaimana menyelesaikannya.

Komponen terakhir dari harapan adalah kemampuan diri yang memotivasi untuk mencapai tujuan, seperti persepsi individu. Jika individu mampu memperjelas tujuannya, maka pemikiran dan harapan dapat lebih mudah terarahkan.

Untuk membedakan pathway dan agency ada beberapa pertanyaan yang bisa membantu untuk menyusun harapan. Pada pathway, pertanyaannya “Apa yang terjadi?”, “Kemana saya mau membawa hal ini?”, dan “Apa yang dapat menghentikan harapan saya?”.

Sementara pada agency, pertanyaan yang muncul “Apa kekuatan saya untuk mencapai tujuan?”, “Apa aspek yang berkaitan, jika situasi kurang mendukung?”, ”Mengapa di masa lalu dengan situasi yang sama, bisa gagal?”

Selain itu, ada sifat/karakteristik manusia yang diperlukan agar dapat mendukung pencapaian/tujuan kita, yaitu adanya pemikiran optimis, keyakinan dalam diri bahwa itu akan terjadi, berpikir positif, dan menyusun strategi agar dapat merencanakan tujuan serta antisipasi permasalahan yang mungkin muncul.

Individu dengan harapan cenderung memiliki berbagai pilihan agar tercapai tujuan tersebut. Walaupun ada tantanggan, ia akan berusaha dan tetap fokus mencari cara/alternatif agar lebih efektif mencapai target.

Untuk mencapai tujuan akhir, diperlukan pemikiran yang kuat dan keyakinan diri bahwa kita mampu melakukannya. Inilah yang memberikan kekuatan lebih mungkin untuk mencapai tujuan.

Ya, dengan usaha dan berharap. Pentingnya kita mengevaluasi harapan kita dan melakukan yang terbaik.

 

Artikel ini dilansir dari satuharapan.com dengan judul asli “Mengenal Harapan dalam Psikologi” oleh Octavia Putri, MPsi, Psikolog.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Kiat Agar Anak Berani Laporkan Kekerasan dan Pelecehan Seksual

    Anak, orang tua, melaporkan tindak kekerasan, pelecehan, seksual, Psikolog klinis, Meiri Dias Tuti, M.Psi., Psikolog, Asosiasi Psikolog Sekolah Indonesia dalam Himpunan Psikologi Indonesia, Kiat Agar Anak Berani Laporkan Tindak Kekerasan dan Pelecehan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading