Muda-Mudi Waspadalah Kejahatan Siber Saat Kencan Online

HATIYANGBERTELINGA.COM – Aplikasi kencan online menjadi salah satu pilihan muda mudi untuk bersosialisasi maupun mencari pasangan di tengah aktivitas yang terbatas karena pandemi virus corona.

Sayangnya, tidak sedikit kasus penipuan bermula dari aplikasi kencan online, dengan kedok mengajak berkencan.

Gerakan Nasional Literasi Digital (GLND) Siberkreasi mengajak masyarakat, khususnya pengguna internet atau yang biasa disebut warganet, untuk bijak menggunakan aplikasi kencan daring demi menjaga keamanan diri dan data pribadi.

Nenden S Arum dari Jaringan Kebebasan Berekspresi Asia Tenggara (SAFENet) dalam pernyataan pers bersama GNLD Siberkreasi, hari Sabtu (13/2/2021), mengatakan pengguna aplikasi kencan daring wajib waspada ketika beraktivitas di platform tersebut.

“Aplikasi kencan online memang sarat akan tindak kejahatan siber atau cybercrime. Diperlukan kewaspadaan yang tinggi terutama dalam memberikan data pribadi di dalam aplikasi tersebut,” kata Nenden.

Menurut Nenden, biasanya kesadaran perlindungan diri orang yang menggunakan aplikasi kencan daring ini rendah karena menganggap sedang bertemu dengan jodoh mereka.

Demi menjaga keamanan diri di platform berkencan, Siberkreasi menyarakankan warganet untuk meninjau fitur keamanan di aplikasi kencan yang digunakan. Perhatikan fitur privasi dan keamanan yang ditawarkan.

Jangan ragu untuk mencoba fitur-fitur tersebut untuk melihat apakah berfungsi dengan baik, misalnya fitur untuk memblokir orang atau kontak di platform.

Baca juga dengan teliti kebijakan apa saja yang ada di platform tersebut untuk menjamin keamanan pengguna agar data yang diberikan tidak disalahgunakan.

Menurut Siberkreasi, aplikasi kencan online yang memiliki proses verifikasi data yang panjang cenderung lebih aman, meskipun pada awalnya terkesan rumit.

Verifikasi yang panjang ini berfungsi untuk menilai keaslian akun sehingga semakin kecil kemungkinan akun yang terdaftar adalah palsu.

Pengguna disarankan untuk tidak memakai aplikasi kencan yang bisa saling mengirim pesan sebelum saling “match” atau menyukai untuk membuka fitur obrolan. Sebaiknya jangan melayani obrolan dari pengguna yang tidak “match” dengan profil sendiri.

Jika sudah menemukan orang yang cocok, usahakan tetap berkomunikasi lewat platform tersebut, bukan lewat aplikasi pesan instan yang bersifat pribadi.

Ketika sudah merasa yakin orang tersebut tidak bermaksud jahat, pengguna bisa mempertimbangkan untuk mengontak secara pribadi. Ketika ada di tahap ini, pertimbangkan untuk menggunakan layanan seperti Google Voice Account agar nomor pribadi tidak terlacak.

Pertimbangkan juga untuk menggunakan aplikasi pelacak nomor ponsel untuk memastikan nomor teman kencan sesuai dengan data yang dimiliki.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Mintalah Darah Yesus Mengambil Keterikatan Kita

    Senangnya berfoto sama RD. Ompi Lasma Latu usai acara KRK Efata, Sabtu, 15 November 2025 di Vitra, Jakarta. Banyak nasihat, refleksi, dan pelajaran penting yang diperoleh saya pribadi dari pertemuan

    Percayalah, Kamu Telah Menerimanya

    Pelayanan @efata_community di Gereja Bethesda, Rutan Salemba, Senin, 25 Agustus 2025 didampingi oleh tim pelayanan yang hadir Sis Melan, Sis Lulu dan bro Stefanus Oey Jan Djin. Kiranya berbuah, menjadi

    Spiritualitas

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

    Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading