13 June 2024

Paus Fransiskus: Pesan Paskah Tidak Memberikan Sebuah “Mukjizat” dari Situasi Sulit yang Kita Alami

1

HATIYANGBERTELINGA.COM – Paus Fransiskus menyampaikan pesan Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu 4 April 2021.

Dalam pidato Paskah, Paus Fransiskus sedikit mengurangi nada kegembiraannya dalam menyampaikan “Urbi et Orbi″ (dari kota ke dunia”) dan memberikan kesaksian kepedihan hatinya akibat banyaknya konflik bersenjata dan kekerasan lain yang masih berkecamuk di dunia.

Dalam pesan Paskah itu, Paus mendesak tersedianya akses dan vaksin untuk setiap penduduk dunia, khususnya di negara-negara yang berpendapatan rendah.

Paus juga mengecam situasi dimana terlalu banyak perang berkecamuk di dunia.

Paus Fransiskus merayakan misa Paskah bersama sekitar 200 orang di Basilika Santo Petrus dan kemudian memberikan pesan “Urbi et Orbi”-nya dan pemberkatan pada hari paling penting dalam kalender liturgi umat Katolik, yakni perayaan kebangkitan Tuhan Yesus.

Paus mengatakan, di dunia ini terlalu banyak perang dan kekerasan yang berkecamuk.

Paus berdoa semoga Allah mau membantu orang di dunia ini untuk menghilangkan pola pikir ingin berperang.

Seperti dikutip dari VOA, pesan Paskah, kata Paus, tidak menawarkan sebuah mukjizat, tidak memberi jalan keluar dari situasi yang sulit yang sedang dialami dunia.

Paus menambahkan, pandemi virus corona masih terus merebak, sementara krisis sosial dan ekonomi tetap parah, khususnya untuk orang-orang di dunia ini yang ekonominya terpinggirkan.

Meskipun demikian, kata Paus, sangat disesalkan bahwa belanja militer dan konflik bersenjata terus berlangsung selama pandemi ini.

“Ini adalah skandal di masa ini,” kata Paus asal Argentina ini.

Kristus yang bangkit, kata Paus, adalah harapan bagi mereka yang terus menderita dari pandemi, baik yang sakit, dan mereka yang kehilangan keluarga yang mereka cintai.

Paus berdoa semoga Allah memberi mereka perlindungan dan mendukung karya dari para dokter dan jururawat.

Paus menekankan bagaimana setiap orang, khususnya mereka yang paling rentan harus punya akses ke layanan kesehatan.

Paus memohon Tuhan untuk menghibur orang sakit, mereka yang kehilangan orang yang dicintai, dan pengangguran.

Dia mendesak pihak berwenang untuk memberi keluarga yang paling membutuhkan “makanan yang layak”.

Paus mendesak masyarakat internasional untuk bergabung dalam semangat tanggung jawab global, untuk memberi komitmen pada distribusi vaksin dan fasilitas distribusinya, khususnya untuk negara-negara berpendapatan rendah.

Pandemi ini, kata Paus, merupakan petaka besar dan secara dramatis telah menaikkan jumlah orang yang rentan serta mendorong ribuan ke dalam keputus-asaan.

Dia mengungkapkan harapan bahwa mereka yang sangat terpuruk ke dalam kemiskinan memperoleh harapan kembali.

Paus Fransiskus juga mengungkapkan pujiannya untuk warga muda di Myanmar.

Dia memuji komitmen mereka pada perubahan demokratik dan menyuarakan aspirasi mereka secara damai.

Paus berharap konflik diakhiri di Suriah, Yaman, dan Libya, serta berharap rakyat di seluruh dunia bisa menemukan perdamaian sehingga orang-orang yang sudah letih dengan perang ini bisa mulai membangun kembali negara mereka.

Dia mengimbau warga Israel dan Palestina untuk “menemukan kembali kekuatan dialog” untuk mencapai solusi dua negara di mana keduanya dapat hidup berdampingan dalam perdamaian dan kemakmuran.

Paus menyadari banyak orang Kristen masih dianiaya dan menyerukan agar semua pembatasan kebebasan beribadah dan beragama di seluruh dunia dicabut.

Paus Fransiskus, yang biasanya memberikan pidato kepada 100.000 orang di Lapangan Santo Petrus, namun berbicara kepada kurang dari 200 orang di gereja saat pesan itu disiarkan ke seluruh dunia.

Lapangan Santo Petrus itu kosong kecuali beberapa petugas polisi yang memberlakukan kuncian nasional yang ketat selama tiga hari.

Italia memberlakukan penutupan wilayah pada hari Paskah, melarang orang keluar rumah sewaktu negara itu masih berjuang menghadapi gelombang ketiga virus corona.

Secara lengkap pesan Paskah Paus Fransiskus dapat dilihat di Easter Sunday – “Urbi et Orbi” Blessing


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts to your email.

1 thought on “Paus Fransiskus: Pesan Paskah Tidak Memberikan Sebuah “Mukjizat” dari Situasi Sulit yang Kita Alami

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading