Perlunya Persiapan Pernikahan Agar Bahagia

HATIYANGBERTELINGA.COM – Psikolog klinis, Ratih Ibrahim mengatakan pernikahan harus dipersiapkan secara baik karena jika tidak, dapat berdampak keluarga menjadi tidak bahagia dan tidak ikhlas menjalani pernikahan.

​​”Bahagia adalah kebutuhan manusia yang sangat mendasar. Ketidakbahagiaan itu akan membuat kualitas hidup turun, dan kualitas hidup yang turun itu akan membuat semakin tidak bahagia lagi,” kata Ratih dilansir dari ANTARA di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Lihat juga: Lazio Berikan Dana Rp31 Juta untuk Tiap Pasangan Menikah

Menurut Ratih, jika tidak bahagia akan mempengaruhi kondisi fisik seperti sering sakit, tidak bisa berfikir dan mudah berkonflik dengan orang lain.

“Kemudian secara emosi terganggu, hubungan sosial dan seksualnya juga terganggu, produktivitasnya juga akan terganggu,” ucap Ratih.

Lihat juga: Uskup Agung Canterbury Bantah Pernikahan Rahasia Meghan-Pangeran Harry

Ratih mengatakan, biasanya pernikahan yang tidak bahagia karena tidak siap secara batin seperti diburu-buru karena kondisi finansial atau dipaksa secara adat.

Maka itu, ia mengatakan jika ingin menikah harus siap dan ikhlas menjalankan peran berumah tangga dan menerima sifat pasangan.

Lihat juga: Buat Pengantin Muda: Waspada Pemalsuan Buku Nikah, Ini Cara Bedainnya

“Karena pernikahan itu bukan sekadar kita bisa melakukan hubungan seksual kemudian bisa beranak pinak. Dalam sebuah pernikahan ada sebuah komitmen. Ada sesuatu yang sakral. Tidak cuma cinta,” ujar Ratih.

Menurut dia, 21 tahun adalah usia paling ideal untuk menikah karena sudah lebih siap secara fisik dan emosional.

Lihat juga: Momen Valentine, 59 Pasangan Thailand Menikah di Atas Gajah

“Menjadi lebih yakin dia siap kalau dia ada di usia dewasa karena sudah lebih matang secara kognitif, emosional, psikologi, dan sosial. Jadi bukan fisik saja,” ucap Ratih.

Secara fisik, usia dibawah 21 tahun bagi wanita fungsi reproduksinya belum matang sehingga belum bisa dikatakan siap hamil. Karena konsekuensi lanjutan setelah menikah adalah menjadi ibu.

Lihat juga: Tips Dapat Restu Orangtua dan Calon Mertua

Selain itu menurut Ratih, kesiapan secara finansial juga penting karena menyangkut pekerjaan dan keuangan dalam rumah tangga.

“Kalau secara finansial juga tidak ajek kehidupan rumah tangga juga bisa terganggu secara ekonomi, belum lagi nanti ketika punya anak,” kata Ratih.

Lihat juga: Tiga Tahap Jatuh Cinta dengan 11 Alasan di Baliknya


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Juara 1 Fesyen Kemerdekaan RI 2026 Kostum Terbaik “Ketahanan Pangan”

    Kostum Terbaik, Ketahanan Pangan, Perlombaan, Kemerdekaan, HUT RI, NKRI, 81 Tahun, ASN, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik, Kamis, 13 Agustus 2026, Perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
    Tim TU Direkorat Pendidikan Katolik dan Subdit Pendidikan Menengah.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading