Tips Aman Riding Bikers Saat Musim Hujan

HATIYANGBERTELINGA.COM – Pengguna kendaraan roda dua disarankan memiliki persiapan dan perlengkapan sebelum melakukan perjalanan pada saat musim hujan.

Jas hujan tentu menjadi piranti yang wajib dibawa ketika musim penghujan tiba.

Manager Safety Riding AHM, Johanes Lucky mengungkapkan bahwa pemilihan perlengkapan bikers dalam menghadapi hujan tentu akan mendukung keselamatan dan keamanan berkendara.

“Kecermatan kita sebagai bikers dalam memilih perlengkapan mengendarai sepeda motor saat hujan tentu akan semakin mendukung kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Pemilihan warna, desain, dan jenis bahan dapat menjadi pertimbangan agar kita tetap saling menjaga keselamatan berkendara di jalan,” ungkap Lucky dalam keterangan resminya Selasa (16/2/2021).

Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh bikers saat memilih maupun menggunakan perlengkapan mengendarai sepeda motor saat hujan:

Jas Hujan
Disarankan untuk memilih jenis jas hujan model outfit atau setelan bagian bawah dan atas yang terpisah. Dengan memilih model ini, dapat membuat pengendara bebas bergerak dan menghindari potensi bagian jas hujan tersangkut di sepeda motor atau pengguna jalan lain.

Warna Jas Hujan
Pilihan warna yang cerah lebih disarankan agar memudahkan pengguna jalan lain mengidentifikasi kita sebagai pengendara. Penggunaan sticker reflective pada jas hujan juga disarankan apabila jas hujan anda berwarna gelap.

Sarung Tangan
Sarung tangan merupakan salah satu piranti dalam keselamatan berkendara untuk melindungi area tangan dengan tetap menjaga kemampuan pengendalian sepeda motor. Pilih sarung tangan yang menutupi seluruh ruas jari dan untuk menghadapi kondisi hujan. Pilihlah bahan kulit yang memiliki daya serap air yang rendah, sehingga tidak licin saat harus memutar tuas gas saat hujan dan tetap nyaman dipakai.

Sarung Sepatu
Pemilihan sarung sepatu disarankan sesuai dengan ukuran sepatu yang digunakan, sehingga pengikat pada sarung sepatu pun dapat lebih kuat dan tidak mudah lepas ketika mengikuti pergerakan sepatu. Telapak sarung sepatu memiliki cengkeraman yang baik seperti halnya sepatu untuk menghindari terpeleset di bar step saat melakukan pengereman, maupun saat menapak. Sebagai pilihan lain, bikers juga dapat menggunakan sepatu berkendara yang memang dirancang anti air.

Cairan Anti Embun
Penggunaan cairan anti embun juga dapat menjadi pilihan untuk digunakan pada kaca helm, sehingga mengurangi potensi menurunnya ketajaman mata saat berkendara karena munculnya embun di kaca helm.

Dia kembali menambahkan bahwa berkendara saat hujan merupakan aktifitas yang memiliki potensi bahaya cukup tinggi, mulai dari jarak pandang yang berkurang, jalan licin maupun angin kencang yang menerpa pengendara.

“Jadi sangat disarankan apabila hujan semakin deras dan kondisi tidak mendukung sebaiknya tidak berkendara dalam hujan. Sehingga kita tetap cari aman dan menerapkan 5P dalam berkendara (pastikan badan sehat sebelum berkendara, periksa kondisi kendaraan, pakailah helm standar dan jaket, patuhi rambu lalu lintas dan persiapkan surat-surat berkendara),” tutup Lucky.

Dilansir dari ntmcpolri.info, saat musim penghujan para pengendara motor sebaiknya lebih berhati-hati dan juga melakukan beberapa hal demi keamanan di jalan mengingat pengendara motor yang lebih memiliki risiko besar di jalan. Sebaiknya memperhatikan hal berikut ini:

Jangan Mengebut Meski Hujan Sudah Berhenti
Sebaiknya pengendara melajukan motor dengan lebih pelan. Jalan yang licin sangat beresiko bagi motor apalagi bila ban motor sudah botak. Selain itu motor yang melaju dengan cepat juga bisa jatuh tergelncir saat melakuan rem mendadak

Berteduh di Tempat Aman
Berteduhlah di tempat yang benar-bear aman tidak mengganggu pengendara lain. Jangan menghentikan motor di sembarang tempat seperti di bawah Fly Over dll.

Meningkatkan Kewaspadaan
Hujan lebat selain membatasi jarak pandang juga menutupi jalan dengan genangan air. Akibatnya beresiko terperosok pada lubang yang tertutup air. Maka sebaiknya kemudikan motor pelan-pelan sembari mencari tempat berhenti yang aman dan tidak menggangu pengendara lain.

Demikianlah tips berkendara motor yang aman saat hujan. Dan jangan lupa tetaplah mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keamanan dan kenyaman di jalan. Ingat, keluarga menantikan kedatangan anda dengan selamat.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Mintalah Darah Yesus Mengambil Keterikatan Kita

    Senangnya berfoto sama RD. Ompi Lasma Latu usai acara KRK Efata, Sabtu, 15 November 2025 di Vitra, Jakarta. Banyak nasihat, refleksi, dan pelajaran penting yang diperoleh saya pribadi dari pertemuan

    Percayalah, Kamu Telah Menerimanya

    Pelayanan @efata_community di Gereja Bethesda, Rutan Salemba, Senin, 25 Agustus 2025 didampingi oleh tim pelayanan yang hadir Sis Melan, Sis Lulu dan bro Stefanus Oey Jan Djin. Kiranya berbuah, menjadi

    Spiritualitas

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading