Empat Tips Berkebun di Halaman Rumah

HATIYANGBERTELINGA.COM – Anda dapat berkebun di lahan yang ada, seperti halaman rumah.

Banyak yang menilai gaya hidup sehat identik dengan sesuatu yang mahal.

Nyatanya kita dapat memulai gaya hidup sehat ini dengan cara yang mudah, salah satunya urban farming atau pertanian perkotaan.

Selain dapat memproduksi makanan sendiri, Anda juga dapat membantu menghijaukan lingkungan, membuat asri rumah, secara tidak langsung mempengaruhi lingkungan dan penanganan iklim secara global.

Baca juga: Jangan Asal Buang Ampas Kopi, Ini Tujuh Manfaatnya

Berikut ini empat tips bercocok tanam di halaman rumah dilansir dari Asuransi Astra.

Pertama, Menyemai bibit yang akan ditanam

Rendam bibit di dalam air untuk membedakan bibit mana yang layak untuk disemai.

Bibit yang tenggelam merupakan bibit yang layak semai, sedangkan bibit yang mengapung tidak layak semai.

Terdapat beberapa jenis sayuran yang harus melalui proses semai, yaitu sawi, pakcoy, selada, terong, dan juga cabe.

Sedangkan untuk jenis sayuran yang tidak perlu melalui proses semai dan dapat langsung menanam bibitnya yaitu kangkung dan bayam.

Baca juga: Empat Tips Agar Anak Doyan Sayur

Kedua, Siapkan tempat untuk melakukan penyemaian

Talang air atau pot-pot bekas yang sudah tidak terpakai dapat digunakan untuk proses penyemaian.

Setelah menemukan tempat yang pas, isi dengan tanah biasa dan tunggu sampai kurang lebih 3 minggu sampai mengeluarkan sedikit daun.

Ketiga, Siapkan tanah yang akan digunakan untuk proses penanaman

Siapkan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk lalu dicampuk dengan dua sendok pupuk NPK (Nitrogen, Phosphate, Kalium).

Untuk banyaknya tanah menyesuaikan dengan tempat yang akan kita gunakan.

Namun untuk komposisi tanah, pupuk dan sekam bakar adalah 1:1 lalu biarkan selama 3 hari untuk difermentasi.

Keempat, Pemindahan bibit yang disemai dan menunggu panen

Pindahkan bibit yang disemai ke tempat yang sudah berisikan tanah hasil fermentasi.

Untuk perawatannya, setelah 2 minggu semprot tanaman tersebut dengan air urea dan tunggu hingga masa panen tiba.

Baca  juga: Deteksi Gejala Gangguan Kesehatan Mental Anak Akibat Pandemi


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

    Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

    Yesusku yang Baik, Yesus Terbaik; Lirik: Imanuela Pangaribuan

    Yesusku yang Baik, Yesus Terbaik; Lirik: Imanuela Pangaribuan

    Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

    Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading