14 June 2024

Dampak Bagi Anak Makan Sambil Main Gawai

4

HATIYANGBERTELINGA.COM – Psikolog keluarga dari Universitas Indonesia, Irma Gustiana Andriani menyarankan orang tua untuk tidak menyediakan gawai (gadget) teknologi seperti tablet, ponsel pintar, dan televisi saat waktu makan anak.

“Sekarang ini banyak yang membiarkan anak makan sambil menonton (tayangan) di gadget. Ini berpengaruh pada anak yang tidak meresapi cita rasa yang masuk ke dalam mulutnya, karena fokusnya berada pada layar,” jelas Irma dalam seminar daring, Selasa (2/8/2022).

Lihat juga: Orang Tua Harus Ubah Pola Pikir Soal Gawai Anak

Menurut Irma, penting bagi anak untuk benar-benar berproses dalam mengenal dan mengingat cita rasa makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuhnya.

“Sehingga, kalau waktunya makan, ya makan saja. Karena, kalau dilakukan bersama kegiatan lain seperti menonton di gadget, anak tidak bisa mengingat cita rasa dan tekstur, dan ini nantinya akan mempengaruhi pola makan dia ke depan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Irma mengatakan bahwa kegiatan makan memiliki pengaruh pada psikis seseorang.

Lihat juga: Kenali Minat Bakat Anak Dari Caranya Bermain

Ia menjelaskan, perilaku makan adalah pandangan dan tindakan seseorang terhadap makanan yang dipengaruhi oleh persepsi.

Tak jarang pula orang tua kesulitan saat memberikan makan kepada si buah hati.

Irma mengatakan, terdapat konflik emosional yang terbentuk di saat waktu makan tersebut tiba (emotional feeding conflict). Hal ini membuat proses makan menjadi tidak menyenangkan dan bisa memicu adanya gangguan makan di masa dewasa.

Lihat juga: Manfaat Bagi Anak Dibacakan Buku Cerita Sebelum Tidur

“Terjadi perang psikis antara yang memberi makan dan anak saat proses ini terjadi. Waktu makan bisa menjadi sutuasi yang kurang menyenangkan. Anak menolak makan, ibu frustasi, dan muncul komparasi mengingat orang tua sekarang ini juga belajar parenting lewat media sosial,” jelas Irma.

“Selain membuat beban bagi orang tua, bisa membuat hubungan orang tua dan anak kurang harmonis, dapat menimbulkan trauma, dan status gizi anak menjadi kurang,” lanjutnya.

Lihat juga: Tujuh Tips Kebiasaan Digital yang Baik untuk Anak

Maka dari itu, penting bagi ibu dan ayah untuk ikut serta memahami psikologis masing-masing dan si kecil, serta melibatkan anak secara langsung agar proses makan menjadi lebih hangat dan menyenangkan.

“Sebagai orang tua, bisa memulai dengan memahami perkembangan dan kebutuhan anak, melibatkan anak saat berbelanja, diskusi menu atau membuat menu harian, mengajak serta saat siapkan olahan makanan, berikan tanggung jawab kecil saat proses persiapan/memasak, membuat makanan dengan cita rasa yang menggugah rasa,” kata Irma.

Lihat juga: Lima Kegiatan Edukatif Saat Liburan Anak

“Selain itu, buat jadwal makan teratur, makan bersama keluarga, mendorong anak untuk makan sendiri sesuai usia perkembangan dan kemampuannya, serta mencontohkan perilaku makan yang tepat,” imbuhnya.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts to your email.

4 thoughts on “Dampak Bagi Anak Makan Sambil Main Gawai

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading