Santa Claus dan Putri Duyung Hias Pohon Natal di Jakarta Aquarium

HATIYANGBERTELINGA.COM- Tempat rekreasi Jakarta Aquarium & Safari (JAQS) menampilkan aksi Santa Claus dan putri duyung menghias pohon natal bawah air dengan hiasan hasil daur ulang dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru.

Head of Social, Branding, and Communication JAQS Fira Basuki mengatakan, penggunaan hiasan hasil daur ulang di pohon natal tersebut merupakan wujud komitmen JAQS sebagai lembaga konservasi untuk ikut serta dalam edukasi, pelestarian alam, satwa, dan lingkungan.

“Tahun ini, (Pohon Natal) kami menggunakan bahan galvanis, yaitu semacam besi yang dilapisi anti karat dan kain-kain sisa. Jadi semuanya bahan daur ulang,” kata Fira di JAQS di Neo Soho Mall Jakarta, dikutip dari Antara hari Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Pastor Kopong MSF: Larangan Ucapan Natal Semakin Bermakna di Betlehem Indonesia

“Lalu, putri duyung dan Santa Claus akting seakan-akan menghias Pohon Natal dan menari di situ sehingga pengunjung dimanjakan dengan nuansa Natal dan Tahun Baru yang berbeda dibandingkan tempat-tempat lain,” lanjut dia.

Aksi Santa Claus dan putri duyung menghias pohon Natal bawah laut dapat disaksikan setiap hari hingga tanggal 26 Desember 2021.

Selain menghias pohon Natal bawah air bersama putri duyung, Santa Claus juga akan berkeliling bersama Elf untuk membagikan hadiah kepada para pengunjung JAQS.

JAQS juga menambah jadwal pertunjukan “Pearl of the South Sea” menjadi tiga kali dalam sehari, yaitu pukul 13.00, 15.00, dan 17.00 WIB.

Kemudian saat berjalan di terowongan JAQS, pengunjung juga dapat merasakan nuansa musim dingin natal ala Eropa dengan hiasan lampu-lampu yang cantik.

Terakhir, ada perpanjangan wahana Human Claw hingga 9 Januari 2022. Pengunjung dapat merasakan serunya mengambil snack sebanyak-banyaknya menggunakan tangan dan kaki layaknya sebuah claw machine. Permainan ini gratis bagi pengunjung yang memiliki tiket premium.

Baca juga: Kemenag RI Larang Pawai Hingga Mudik Natal, Nomor 5 Wajib Bagi Umat Kristiani

Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Fira mengatakan pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, salah satunya dengan membatasi kapasitas pengunjung yakni 75 persen. Para pengunjung juga harus melakukan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindungi.

“Penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Tentunya, seluruh karyawan JAQS sudah divaksin dan dipastikan sehat. Kami menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke JAQS dalam upaya pemantauan pengunjung,” ujar Fira.

Baca juga: Keuskupan Agung Semarang Minta Umat Hindari Natalan Jorjoran

Dia menambahkan, JAQS juga sudah lulus CHSE, yaitu Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), dan Environment (ramah lingkungan).

“Kami sudah menerima sertifikatnya. Keamanan dan kenyamanan pengunjung adalah prioritas kami,” kata Fira.

Jakarta Aquarium & Safari merupakan tempat rekreasi sekaligus lembaga konservasi yang berada di dalam Mall Neo Soho Jakarta dan merupakan bagian dari Taman Safari Indonesia Group.

Baca juga: Menlu AS Temui Paus Fransiskus Bahas “Penolakan Komuni” Terhadap Joe Biden


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Stafsus Menag Farid Belajar Banyak dari Katolik Perkaya Pembelajaran Ekoteologi dan Cinta

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Staf Khusus Menteri Agama bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, menegaskan bahwa kita perlu belajar dari Katolik tentang “Kasih” untuk memperdalam materi pembelajaran berbasis

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

    Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading