Yesus Membangkitkan Segala Macam “Kematian” Lainnya

#Refleksi Awam edisi Keluarga

Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga, sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus. (Yohanes 12:10-11)

Pada Minggu malam, 28 Maret 2021, saya dan istri mengadakan ibadat doa khusus dengan dua sahabat kami secara virtual.

Kedua sahabat kami itu kemudian meminta saya dan istri untuk mendaraskan Mazmur 91.

Setelah ibadah virtual itu, saya dan istri mulai memazmurkan perikop “Dalam Lindungan Allah” pada malam itu juga.

Usai mendoakan mazmur itu, kami berdua melanjutkan membaca secara bergantian Injil Yohanes 12:1-11 sesuai kalender liturgi Senin 29 Maret 2021.

Dari perikop itu kami kemudian memilih ayat yang direfleksikan pribadi masing-masing.

Istri saya memilih ayat 7-8 menurut Injil Yohanes 12 dan membagikan inspirasi injil yang direfleksikannya kepada saya.

Sedangkan saya memilih ayat 10-11, yang secara khusus fokusnya pada Yohanes 12:11.

Setelah masing-masing men-sharing-kan refleksi injil, kami menutup hari itu dengan doa malam.

Bagi saya yang menarik dari Injil Senin Pekan Suci kali ini, bahwa banyak orang Yahudi meninggalkan imam-imam kepala dan percaya kepada Yesus karena kebangkitan Lazarus dari kematian.

Imam-imam kepala merupakan kelompok yang bertanggung jawab mengurus Bait Allah di Yerusalem.

Akan tetapi mereka mau membunuh Lazarus karena menjadi bukti hidup dari kuasa Yesus.

Dari kisah singkat terkait Lazarus itu, saya jadi teringat bahwa ada orang lain yang dalam kuasa gelap berusaha mencelakai kami berdua.

Dalam sharing kepada istri, saya menyampaikan bahwa Yesus dapat membangkitkan segala macam “kematian” lainnya, seperti cara hidup yang lama, dosa-dosa pribadi dan pergumulan hidup, bahkan pencobaan dari kuasa gelap sekalipun.

Pencobaan hidup yang kami alami berdua belum dapat kami ceritakan lebih mendalam. Namun demikian pergumulan itu menjadi kebangkitan rohani dari Tuhan untuk kami berdua semakin beriman dan dekat mengandalkan Yesus.

Kami berharap pergumulan yang ada dapat segera dilewati dalam Tuhan Yesus, sehingga oleh karena kesaksian iman dan cara hidup kami yang mengandalkan Tuhan dapat membuat orang lain bertobat dan percaya kepada Yesus.

Sudah sungguh-sungguhkah percaya kepada Yesus?

+Dimuliakanlah Allah detik ini dan selama-lamanya. Amin.+

SY Melki SP

Senin, 29 Maret 2021 di Harapan Jaya, Bekasi Utara. Pada Pekan Suci (U) St. Bertold; St. Yonah dan Berikjesu.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Nobar Zoom”, Katekese: Kesaksian Pribadi, Panggilan Hidup, komunitas online Santo Carlo Acutis, Buat Gen Alpha untuk Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus, Tips dan Pesan dari Kak Melki Pangaribuan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

    Tips dan Strategi Teolog Siber Awam Jadi Influencer Kristus di Jagat Digital

    Yesusku yang Baik, Yesus Terbaik; Lirik: Imanuela Pangaribuan

    Yesusku yang Baik, Yesus Terbaik; Lirik: Imanuela Pangaribuan

    Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

    Bunda Maria Kasihanilah Kami Seperti Engkau Mengasihi Putra-Mu

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading