05 March 2024

google photo

Matius 16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”

Ketika gue merefleksikan bacaan liturgi, hari Selasa 29 Juni 2021, dari Matius 16:13-19, gue diinspirasi oleh ayat 15 itu.

Kalau pakai bahasa orang muda Jakarta, pertanyaannya jadi begini: Siapa sih Yesus menurut gue?

Jawaban gue berdasarkan pengalaman iman dan hidup gue selama ini. Tentunya, bakal banyak jawabannya mengenai Yesus menurut gue.

Dalam kesempatan ini, gue membagikan siapa Yesus menurut gue dalam secuil contoh pengalaman penting yang lagi diingat saat refleksi ini.

Dulu saat gue belum mengenal sungguh-sungguh Yesus, gue masih menganggap Yesus itu orang hebat yang menebus dosa-dosa kenakalan dan bandelnya gue. Yesus juga sebagai pengabul doa-doa gue saat gue minta ini itu.

Saat gue mulai sedikit demi sedikit mengenal tentang Yesus, gue mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

Tapi sayangnya gue suka buat Tuhan masih berada di luar hidup gue. Gue suka mengabaikan sosok Yesus sebagai Tuhan atas segala-galanya hidup gue.

Para sahabat terkasih,

Injil hari ini mengisahkan Simon Petrus yang mengakui Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.

Atas jawaban Petrus itu, Yesus mengatakan, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.”

Dari cuplikan kisah Petrus dan Yesus itu, gue diinspirasi lagi untuk mengungkapkan tentang siapa Yesus menurut gue.

Para sahabat terkasih,

Gue menyadari pentingnya Yesus dalam hidup gue.

Waktu gue menganggap Yesus sebagai Sahabat dalam suka dan duka hidup gue, tapi gue malahan masih suka menggeser Yesus jadi nomor dua atau nomor kesekian dalam hati gue; bukan nomor satu dalam segala hal hidup gue.

Namun demikian, gue mengimani bahwa Tuhan Yesus masih menyayangi gue hingga detik ini. Buktinya apa Yesus masih mengasihi gue?

Beberapa buktinya yaitu gue merasa nyaman saat datang kembali kepada Yesus ketika berdoa;

gue merasa bersemangat saat berdialog dengan Dia dalam refleksi iman;

gue merasa tenang dan aman saat mencurahkan segala perasaan hati dan pikiran gue kepada-Nya.

Satu hal lagi yang paling penting dalam beberapa hari akhir-akhir ini, khususnya bulan Juni 2021 ini, menurut gue Yesus itu Tuhan maha belas kasih dan penyayang karena istri gue diberikan pemulihan untuk kesehatannya.

Memang saat ini gue menyadari masih banyak berbuat dosa kepada Tuhan dan terhadap sesama gue. Namun demikian, dalam kelemahan dan kekurangan gue mengakui Tuhan sebagai Sahabat, Penolong, Penyemangat, dan Sumber Keselamatan bagi hidup gue.

Gue mengucap syukur dan terima kasih untuk segala berkat, rahmat dan kasih karunia-Nya buat gue pribadi dan keluarga kecil gue, istri, serta janin bayi kami.

Gue percaya mahkota kebenaran dikaruniakan bukan hanya kepada gue, melainkan juga kepada kita semua yang merindukan kedatangan-Nya. (Bdk. 2Tim 4:8) .

Gue juga meyakini Tuhan mendampingi dan menguatkan kita (bdk. 2Tim 4:17)

Gue mengimani Tuhan akan melepaskan kita dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan kita, sehingga kita masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. (bdk. 2Tim 4:18)

Demikianlah sekilas tentang Yesus menurut gue. Kalau menurut elu, siapa Yesus?

 

+Bagi-Nyalah kemuliaan, detik ini dan selama-lamanya! Amin.+

 

Bekasi Utara, Pada Pekan Biasa XIII, Hari Raya St. Petrus dan St. Paulus Rasul (M)

Refleksi Awam edisi Milenial oleh SY Melki SP

 

Leave a Reply