Berbuah karena Sohib Jesus

*Disclaimer!!! #Refleksi Awam edisi Gen Y (81-94) & Z (95-Now)*

Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat. (Markus 4:20)

Pas gue baca injil 27 Januari 2021, gue keingat saat usia gue masih 17-an. Jujur gue pernah kebinggungan pahami perumpamaan Penabur dan Benih ini.

Gue tuh mikir, gue lagi di kelompok mana yang disebut Sohib Jesus. Gue ngebayangin, benih di gue itu lagi ada di semak duri, batu-batuan, di pinggir jalan atau di *tanah yang baik?*

Gak gampang gaesss, saat remaja udah ngebayangin hal rohani gitu. Gue sih awalnya ngalir aja, sekolah, belajar, nongki, dan lain-lain, pokoknya bebaslah tanpa mikirin rohani gue.

Tapi ternyata ya gaess, entah gimana tuh cara Sohib Jesus itu nge-touch hati kecil gue gitu. Gue didorong untuk ngerefleksiin rohani gue.

Benih Firman Tuhan itu nancep di gue kayak gini: *“Orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah,”* kata Sohib Jesus.

Nah, gue gimana dong?

Waktu gue abegeh, gak mudah tuh berbuah? Mungkin gue masih piyik (macam bocah gitu) soal firman yang tumbuh. Tunasnya mungkin masih setinggi pohon toge gitu deh.

Terus pas gue nambah umur taun ke taun, Sohib Jesus itu ngedamping gue dengan cara-Nya yang unik. Gue ditarik untuk baca bible, aktif sama muda mudi gereja, ngikutin aksos, dan lainnya.

Hingga detik ini ya gaess, gue selalu ngemburin tanah iman gue. Gue buat sesuatu kebaikan dengan benar dan sederhana meskipun dampak positifnya masih skala kecil.

St. Angela Merici (1474 – 1540). (Foto: Google)

Ohia gaess, tanggal 27 Januari ada satu inspirasi luar biasa dari Angela Merici. Dia itu care sama anak-anak di kotanya yang dikit banget pengetahuan agamanya.

Saint Angela ngajak teman-teman cewenya untuk join ngasih pelajaran agama ke bocah cilik (bocil). Sohib-sohibnya Angela itu terus pada semangat gitu bantuin dia ngajar bocil-bocil.

Saint Angela Merici, jadi orang pertama yang ngumpulin 28 cewek sohibnya dan ngediriin Ordo Santa Ursula (OSU) taun 1535 di Brescia, Italia.

Kuy gaesss.. kita numbuhin iman kita dalam Tuhan, meski kita berdosa, tapi Tuhan udah taro benih The Best di hati kita. Sohib Jesus tetap nyertaiin tumbuh kembang iman kita dan segala aktivitas kehidupan kita.

Mari gaess berbagi berkat ke sesama kita, teman-teman nongki bro n sis, sohib spesial, dan family kita tentunya.

“Mau kan gaess berbuah?”

Oke gaess, udah dulu sharing gue kali ini

Salam satu iman dalam Sohib Jesus.

By hatiyangbertelinga.com

*Kimel (panggilan nongki gue)*

@Tebet Timur – Harapan Jaya


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Related Posts

Mengabaikan Kebaikan Orang Lain Berarti Menolak Berkat Tuhan

Malam ini, hari Rabu, 14 Januari 2026, saya duduk di depan laptop milik adik saya untuk mengetik refleksi yang telah direnungkan sepanjang jalan arah pulang kerja dari Jakarta menuju ke

Wartakanlah Injil dengan Kasih

1 Korintus 9:16-19, 22-23 Markus 16:15-20 Shalom, Sebelum Kristus kembali ke surga untuk bersatu dengan BapaNya, Dia memerintah kan semua muridNya untuk mewartakan Injil: ‘Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil

Leave a Reply

Spiritualitas

Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

Persembahan untuk Tuhan

Persembahan untuk Tuhan

Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

Pendidikan Bernafas Eros

Pendidikan Bernafas Eros

Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading