Prapaskah Bersama St. Fransiskus Assisi: Kerajaan Allah Ada di Sini

Jumat Prapaskah IV oleh Sdr. Franski, OFM

“Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku” (Yoh 7:28)

Yesus menanggapi beberapa orang yahudi yang mengatakan bahwa, “bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya.”

Kita suka berpikir bahwa asal usul orang suci diselimuti misteri. Hal ini memungkinkan kita menempatkan mereka sebagai sesuatu yang berbeda dengan kita.

Ini menjadi alasan dasar bagi kita untuk tidak meniru mereka terlalu dekat. Inkarnasi membalikkan cara pandang ini.

Dalam inkarnasi, kita menemukan bahwa Allah menjadi salah satu dari kita, menunjukkan kepada kita dengan tepat bagaimana kita hidup.

Banyak orang kudus diberi identitas dari tempat asal mereka (Fransiskus Assisi, Thomas Celano, Bernardinus Siena). Hal ini lumrah di zaman abad pertengahan.

Dalam beberapa kasus ini untuk membedakan mereka dari orang kudus lain yang memiliki nama yang sama.

Dalam kasus lain, pemberian nama tempat sebagai nama diri merupakan penghormatan yang berkembang selama atau setelah masa hidup mereka (contohnya Antonius dari Lisboa yang lebih dikenal sebagai Antonius dari Padua).

St. Fransiskus Assisi adalah salah satu orang suci yang diberi identitas dengan sebuah tempat khusus.

Kota tempat ia lahir dan dimana ia menjalani seluruh hidupnya, tempat dimana ia menemukan kehadiran Allah dan kesadarannya akan orang-orang yang ia layani.

Dengan mengunjungi Assisi, para peziarah lebih bisa memahami Fransiskus dibandingkan dengan cara-cara lain.

Seperti Yesus dari Nazareth, Fransiskus dari Assisi mampu menyelesaikan hal yang besar di sebuah kampung kecil, tempat yang tidak terkenal.

Mereka tahu bahwa kedekatan dengan kekuasaan, kekayaan, dengan kota metropolis yang berkembang, tidak menjamin dampak yang mereka inginkan terhadap dunia.

Dengan demikian, ketika berada di “tempat yang tidak baik”, kita tetap bisa merasa tenang. Kita juga bisa tertantang olehnya.

Tidak ada alasan untuk tidak melakukan apa yang bisa kita lakukan dimana pun kita berada.Kita tidak perlu pindah ke kota besar, tempat yang lebih nyaman.

Kerajaan Allah ada di tengah-tengah kita di segala tempat dan di segala waktu. Yang perlu kita lakukan adalah mengetahuinya dan mewartakan kesadaran ini kepada sesama melalui hidup dalam keyakinan kepada Injil.

Doa St. Fransiskus

Keutamaan baik masing-masing maupun bersama-sama mengacaubalaukan cacat-cela dan dosa-dosa. Amin

 

Leave a Reply