02 March 2024

Olahraga Bentuk Karakter Anak dan Betah Belajar

3

HATIYANGBERTELINGA.COM – Selain bermanfaat bagi kesehatan, olahraga dapat membantu anak merasa betah selama masa studi yang lama, kata Vera Itabiliana Hadiwidjojo, psikolog anak dan remaja di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia.

“Olahraga bisa meningkatkan atau berdampak positif pada performa belajar. Penelitian menunjukkan, dengan olahraga fokus belajar menjadi lebih baik, stamina jadi lebih bagus sehingga anak betah berlama-lama belajar,” ujar dia dalam konferensi pers virtual, dikutip Kamis (20/1/2022).

Baca juga: Wahai Orang Tua, Pujilah Anak Agar Tak Berdampak Negatif

Menurut Vera, dengan semakin memperhatikan belajar anak, otomatis prestasi belajar anak di sekolah juga akan meningkat.

Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya hubungan yang tidak terpisahkan antara akademisi dan olahraga.

“Jadi tidak bisa dipisahkan akademis dan olahraga. Justru ini bisa saling membantu. Jadi luar biasa manfaatnya olahraga itu,” kata Vera

“Olahraga juga membantu anak belajar berstrategi, bagaimana supaya gerakannya bisa efektif. Perlu pemikiran kritis, instruksi dari guru olahraganya,” kata Vera lagi.

Baca juga: Suka Olahraga Lari? Tips Optimalkan Berlari Saat Hujan

Di sisi lain, olahraga juga dapat membantu meningkatkan kesehatan mental anak-anak, karena pelepasan hormon pelawan stres mengarah pada pikiran yang lebih jernih dan emosi yang lebih positif.

Vera percaya bahwa olahraga sering dianggap remeh, namun menjadi hal penting untuk membantu perkembangan fisik, kognitif, sosial dan karakter.

Di antaranya adalah latihan fisik, yang membuat tubuh yang berolahraga tetap sehat, sehat, dan juga meningkatkan koordinasi motoriknya.

Olahraga juga membangun karakter anak yang disiplin, pantang menyerah, percaya diri, dan sportif.

Baca juga: Lima Aspek Penting Memilih Permainan Anak

Villa menambahkan, orang tua berperan penting untuk terus menyemangati anak-anaknya untuk terus berolahraga.

“Ketika anak lagi capek, bagaimana ibu memberikan semangat supaya anak menjadi semangat lagi berolahraga,” demikian pesan dia.

Sementara itu, Sri Wahyuningsih, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, mengingatkan orang tua akan pentingnya partisipasi anak dalam olahraga dalam membangun karakternya.

“Olahraga menjadi satu sarana bagaimana kita mampu meningkatkan kerja sama. Melalui olahraga akan membentuk pribadi-pribadi (anak) yang berkarakter,” ujar dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (19/1/2022).\

Baca juga: Orang Tua Harus Ubah Pola Pikir Soal Gawai Anak

Sri mengatakan melalui olahraga, anak-anak belajar bekerja sama, saling menghargai dan sportif. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa orang tua perlu mendukung anaknya untuk tetap aktif setiap saat, salah satunya melalui olahraga.

“Anak-anak yang sejak dini memiliki kemampuan imajinasi yang baik, bergerak aktif, kreatif akan secara bertahap menjadi kebiasaan lalu menjadi karakter anak,” kata dia.

Bentuk dukungan yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya adalah agar mereka menjadi sosok yang dinamis dan kreatif, antara lain memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti kompetisi yang meningkatkan kreativitas, baik yang diselenggarakan oleh sekolah, komunitas, maupun kelompok industri.

Menurut Sri, di era kemajuan teknologi saat ini, anak dapat diikutsertakan berbagai kompetisi dalam bentuk apapun yang pada akhirnya akan menjadikan mereka sosok dengan mental pribadi tangguh di masa mendatang.

Baca juga: Anak Bahagia karena Orang Tua Mengasuhnya dengan Cinta

Lebih lanjut, di masa pandemi COVID-19 yang memasuki hampir dua tahun in, Sri mengatakan, menyebabkan anak-anak belajar dari jarak jauh atau di rumah dan ini membuat mereka cenderung kurang bergerak.

“Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) memberikan dampak pada anak, tidak hanya ketertinggalan pada capaian pembelajaran, juga dampak anak-anak tidak aktif bergerak, duduk,” kata Sri.

Untuk itu, sekali lagi, Sri mengingatkan orang tua agar mendorong anak-anak mereka dapat bergerak secara fisik karena ini juga bisa mempengaruhi kualitas kesehatannya.

Selain berolahraga, dia juga mengingatkan orang tua tetap membiasakan pada anak menerapkan disiplin protokol kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan memberikan vaksin untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh sebagai kunci utama melawan pandemi.

Baca juga: Olahragalah dengan Dosis Tepat Agar Tak Berdampak Buruk