14 June 2024

Pentingnya Mengobrol dengan Anak-Remaja

0

HATIYANGBERTELINGA.COM – Psikolog Ellen Susila M.Psi., mengatakan orang tua harus menginvestasikan waktunya untuk mengobrol dengan anak demi menanamkan rasa percaya anak kepada orang tua.

“Invest waktu untuk ngobrol dengan anak supaya trust (rasa percaya) anak kepada orang tua bisa dibangun,” kata Ellen dalam diskusi memperingati Pekan Kesehatan Remaja Internasional yang diikuti secara daring di Jakarta, bulan lalu.

Lihat juga: Tips Buat Remaja Terbuka pada Orangtua

Dia menambahkan obrolan yang dibangun bukan hanya obrolan singkat, namun harus berupa obrolan mendalam (deep talk) terutama pada remaja awal usia 12-15 tahun.

Ellen mengatakan, fase remaja adalah fase pencarian identitas diri dimana para remaja selalu bertanya siapa dirinya dan akan sering terjadi perubahan emosional pada diri anak.

Lihat juga: Orangtua Diskusilah dengan Anak

Maka, peran orang tua sangat penting di fase ini agar anak tidak menghindar, melarikan diri, serta mengambil jalan pintas yang seolah-olah menyelesaikan permasalahannya padahal justru memperburuk keadaan, tambah dia.

“Remaja sulit mengekspresikan perasaan, maka kita sebagai orang tua harus lebih dahulu memulai. Dengarkan anak supaya anak mau ngobrol lagi dengan orang tuanya” sambung Ellen.

Lihat juga: Orang Tua Perlu Terapkan Pola Asuh Dialogis

Lihat juga: Berbagi Cerita dapat Tumbuhkan Sikap Saling Mendukung

Menurutnya, seorang anak tidak serta-merta langsung memiliki kedekatan dengan orang tua. Kedekatan itu dibangun melalui proses yang panjang sedari bayi.

Salah satu cara lain selain mengobrol dengan anak adalah dengan memberikan pernyataan positif, pujian (positive statement) untuk membangkitkan motivasi anak sekaligus menimbulkan rasa percaya anak kepada orang tua.

Pada kesempatan itu, Ellen juga mengatakan jika fase remaja yang berisiko ini tidak dilewati dengan baik, maka bisa berakibat buruk pada anak di masa depan.

Lihat juga: Sikap Asertif Selesaikan Konflik Keluarga

Lihat juga: Cara Latih Sosialisasi Anak yang Pasif Lama di Rumah


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts to your email.

Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading