5 Kebiasaan dengan Pasangan, Bahaya atau Normal?

HATIYANGBERTELINGA.COM – Sering kali orang yang kita cintai menunjukkan beberapa kebiasaan yang mungkin membuat kita kesal.

Tetapi sebenarnya bukan tanda bahaya, itu mungkin hanya tanda bahwa mereka meminta ruang atau menciptakan tempat untuk diri mereka sendiri yang terpisah dari ikatan anda.

Dilansir Hindustan Times, Kamis (24/4/2025), terapis dan konselor profesional berlisensi, Jeff Guenther, melalui sebuah video membagikan lima hal yang mungkin tampak seperti tanda bahaya dalam hubungan tetapi sebenarnya cukup normal.

Lihat juga: Awas Ghosting-KDRT, Kenali Pasangan Sebelum Menikah

Lihat juga: Lazio Berikan Dana Rp31 Juta untuk Tiap Pasangan Menikah

Jeff menjelaskan lima contoh di mana mungkin kita menganggap suatu kebiasaan sebagai tanda bahaya tetapi sebenarnya cukup normal dalam berhubungan, yaitu:

1. Berbicara melalui teks alih-alih bertatap muka

Sekarang tahun 2025 dan berkirim pesan teks hanyalah bagian dari kehidupan.

Beberapa topik yang lebih berat atau canggung terasa lebih aman untuk dimulai melalui kata-kata yang diketik.

Jangan biarkan hal itu menggantikan semua dialog langsung.

Jika berkirim pesan teks membantu kita untuk bangkit dan menurutnya dinding digital dapat menciptakan rasa aman yang unik.

Lihat juga: Tips Pilih Hadiah Hari Valentine untuk Pasangan, Sahabat, Keluarga

Lihat juga: Seberapa Lekat Anda dengan Pasangan? Kenali Tipe-tipe Kelekatannya!

2. Kesulitan untuk tampil sesuai permintaan

Kita adalah manusia, bukan robot yang saling memberi kelonggaran.

Terkadang, tidak apa-apa untuk tidak terlibat secara seksual dengan satu sama lain.

Terkadang, kita tidak berminat karena dunia benar-benar sedang terbakar.

Sedangkan di beberapa waktu lain ketidakminatan dapat muncul karena memang kita tidak berminat pada hal tersebut.

Lihat juga: Lakukan 12 Hal “Kecil” Ini Agar Pasangan Semakin Cinta

Lihat juga: Momen Valentine, 59 Pasangan Thailand Menikah di Atas Gajah

3. Sesekali merasa bosan di sekitar satu sama lain

Keterprediksian sering kali menyebabkan kebosanan, tetapi hal itu juga dapat menciptakan fondasi yang aman dan stabil, meskipun terkadang kita merasa bosan.

Kebosanan dapat menjadi tanda bahwa kita merasa nyaman dalam hubungan.

Pastikan untuk memberikan ruang bagi spontanitas di mana pun Anda bisa.

Lihat juga: Kiat S.E.H.A.T Cegah Ghosting dan KDRT

Lihat juga: Suami Istri Tidak Sekedar Keintiman Fisik

4. Membutuhkan atau menginginkan jadwal tidur atau ruang tidur yang berbeda

Percaya atau tidak, ruang tidur yang terpisah sebenarnya dapat membantu beberapa pasangan menjadi lebih bahagia saat mereka terjaga.

Jujur ​​saja, berkompromi dalam hal preferensi tidur itu menyebalkan.

Cobalah tidur sendiri selama beberapa hari dan katakan bahwa kita tidak merasakan kebahagiaan total.

Lihat juga: Perjanjian Pranikah Bukan Kewajiban

Lihat juga: Aspek-aspek Penting Sebelum Menikah

5. Tidak menjadi sumber utama setiap emosi satu sama lain

Mungkin kita lebih suka membicarakan keuangan dengan teman yang cerdas daripada pasangan yang tidak membuat keputusan keuangan yang baik, atau kita berbagi masalah keluarga dengan saudara kandung yang juga menjadi saksi utama trauma keluarga.

Menyebarkan kebutuhan emosional adalah hal yang sehat. Andalkan lingkungan sekitar kita.

Lihat juga: Tujuh Arti Mimpi Diselingkuhi Gambarkan Situasi Emosional

Lihat juga: Sikap Asertif Selesaikan Konflik Keluarga


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading