Orang Tua Perlu Kenalkan Pola Hidup Sehat Pada Anak

HATIYANGBERTELINGA.COM – Orang tua perlu memberikan contoh yang baik saat mengenalkan pola hidup sehat pada anak.

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit TNI AD Singaraja, dokter Lucky Yogasatria Natasukma, SpA, mengatakan bahwa anak itu merupakan peniru yang ulung.

“Berarti, kalau mau anak makan sehat, ibunya harus mulai makan sehat. Mau anak cuci tangan, ya ibunya juga cuci tangan, ajarin,” kata Lucky dalam sebuah acara virtual dikutip hari Senin (18/4/2022).

Baca juga: Konsumsi Sayur-Buah Pengaruhi Kesehatan Mental Anak

“Jangan kita menyuruh anak makan sayur dan buah, tapi bapak dan ibunya enggak makan sayur dan buah,” lanjut dia.

Mengajari anak untuk mau makan makanan sehat, terutama makanan yang masih asing baginya, memang tidak mudah. Oleh karena itu, menurut Lucky, orang tua perlu lebih sabar karena hal tersebut butuh konsistensi.

“Ketika mau kasih makan pepaya, anaknya enggak mau. Ibunya langsung ‘anak saya enggak mau pepaya, ya sudah saya enggak kasih lagi’. Enggak begitu. Untuk mengenalkan makanan baru itu butuh konsistensi. Secara teori, untuk mengenalkan makanan baru ke anak itu butuh 15 kali,” ujar Lucky.

Baca juga: Breaktime Bantu Sehatkan Mental Pada Masa Pandemi

“Jadi kalau sekali dikasih anak enggak mau, besoknya coba dikasih lagi, sambil ibunya juga makan. Pelan-pelan dan tanpa ada paksaan, dicontohkan berulang-ulang. Kalau dipaksa malah semakin enggak mau makan,” lanjutnya.

Lucky juga mengingatkan bahwa lingkungan sekitar harus dapat mendukung anak dalam menjalankan pola hidup sehat.

Misalnya, orang tua perlu aktif untuk mengajak anak olahraga secara rutin dan memastikan bahwa tidak ada orang yang merokok di sekitar anak.

Baca juga: Sports Therapy Membentuk Tubuh Bugar Sehat

Sejak dini, anak memang perlu diajarkan untuk menjaga kesehatan dari berbagai aspek.

Menurut Lucky, semakin banyak upaya yang dilakukan, maka akan semakin optimal dalam menjaga kesehatan anak.

“Jangan hanya dari makanan saja. Tapi lengkapi lagi dengan pola hidup bersih dan sehat, lingkungan yang sehat, aktivitas di luar rumah harus aktif, ditambah vaksinasi. Ini akan lebih optimal dalam menjaga kesehatan,” katanya.

Baca juga: Deteksi Gejala Gangguan Kesehatan Mental Anak Akibat Pandemi

Kalau vitamin, kata Lucky, itu sebenarnya tidak perlu diberikan jika anak sudah diberikan makanan yang bervariasi.

“Vitamin itu umumnya diberikan pada saat asupannya kurang, misal ketika anak lagi sakit tentu kebutuhan vitaminnya meningkat,” katanya.

Baca juga: Penting! Tanamkan Kebahagiaan Anak Sejak Dini


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading