Penderita Hipertensi Berisiko Terkena Demensia

HATIYANGBERTELINGA.COM – Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Medicine, seperti dilansir Medical Daily, Kamis (1/5/2025), mengungkapkan hipertensi dapat memengaruhi risiko seseorang terkena demensia ketika usia tua.

Dalam studi yang melibatkan 34.000 orang dewasa berusia di atas 40 tahun dari berbagai desa di China peneliti menemukan hubungan antara hipertensi (tekanan darah tinggi) yang tidak diobati dengan demensia.

Peserta dengan hipertensi yang tidak diobati ditemukan memiliki risiko 42 persen lebih tinggi seumur hidup mengalami demensia dibandingkan mereka yang tidak.

Lihat juga: Cara Mencegah Demensia

Lihat juga: Waspadai Tiga Jenis Minuman Berisiko Demensia

Untuk mengetahui apakah intervensi dapat memberikan dampak, peneliti membagi peserta menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama terdiri dari 17.000 pasien yang mendapat obat hipertensi dengan dukungan yang disesuaikan dengan masing-masing orang, seperti pelatihan memantau tekanan darah di rumah, kebiasaan hidup sehat dengan mengurangi asupan natrium dan alkohol, serta konsistensi menjalani perawatan.

Kelompok kedua mendapatkan perawatan standar, pelatihan dasar dan pemeriksaan klinis.

Lihat juga: 10 Keterampilan Menjaga Usia Menua dan Lansia

Lihat juga: 10 Kebiasaan Mempercepat Penurunan Kognitif

Setelah tindak lanjut selama empat tahun, mereka yang berada dalam kelompok intervensi tidak hanya mengalami kontrol tekanan darah lebih baik, tetapi, juga mengalami risiko penurunan kognitif yang jauh lebih rendah.

Risiko terkena demensia menurun hingga 15 persen, dan kemungkinan gangguan kognitif menurun hingga 16 persen.

Mengomentari studi tersebut, Direktur Muda Riset dan Inovasi Alzheimer Society Dr. Richard Oakley menyambut baik penelitian tersebut dan menyambutnya sebagai sebuah langkah maju.

Lihat juga: Milenial Banyak Alami Hipertensi, The Silent Killer Usia 22-40 Tahun

Lihat juga: Ini Jenis Olahraga Baik untuk Penderita Hipertensi

“Kami akan sangat antusias untuk melihat penelitian lebih lanjut yang memberikan informasi lebih lanjut tentang dampak pengendalian tekanan darah dalam jangka panjang dan pada populasi lain,” ujar Oakley.

Direktur Riset di British Heart Foundation, Profesor James Leiper, mengatakan penting untuk melihat apakah penurunan risiko berlanjut lebih lama dari periode tindak lanjut empat tahun dalam penelitian ini dan apakah efek serupa terlihat pada populasi lain yang menerima perawatan yang sama.

“Jika demikian, penggunaan perawatan tekanan darah tinggi yang lebih luas pada orang dengan kondisi tersebut dapat direkomendasikan untuk melawan dampak demensia yang semakin meningkat,” kata Leiper.

Lihat juga: Lima Tempat Penduduk Sehat dan Panjang Umur

Lihat juga: Ciri Lansia Sehat Jasmani dan Rohani dan Tips Menjaganya


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading