Kekerasan Masa Kecil Berisiko Sebabkan Autoimun

HATIYANGBERTELINGA.COM – Masa kecil merupakan fase yang sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang.

Pengalaman yang dialami di masa itu membentuk seluruh aspek diri, mulai dari persepsi hingga kepribadian, bahkan menjadi fondasi kehidupan di masa dewasa.

Meski sudah diketahui bahwa peristiwa di masa kecil berkontribusi pada masalah kesehatan mental, ternyata pengalaman kekerasan di masa kecil juga dapat menyebabkan penyakit serius di kemudian hari.

Lihat juga: Hindari Lima Kondisi Merusak Kepercayaan Diri Anak

Lihat juga: Kiat Hindarkan Anak dari Malnutrisi dan Obesitas

Dilansir dari The Hindustan Time, Sabtu (3/5/2025), sebuah studi dari Universitas Birmingham mengungkap konsekuensi buruk dari kekerasan di masa kecil.

Studi ini disebut sebagai yang pertama kali berhasil menghubungkan pengalaman traumatis masa kecil dengan penyakit yang memengaruhi sistem imun.

Orang-orang yang mengalami pelecehan atau penelantaran saat kecil lebih rentan mengembangkan penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan psoriasis.

Trauma yang dialami di usia dini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit-penyakit ini, terutama pada perempuan.

Lihat juga: Imun yang Bermasalah Bukan Berarti Alami Penyakit Autoimun

Lihat juga: Paparan Gawai Sebabkan Anak Autisme Virtual

Peneliti menyarankan agar perhatian khusus diberikan kepada individu yang pernah mengalami kekerasan di masa kecil, karena mereka memiliki risiko lebih tinggi mengidap berbagai penyakit di kemudian hari.

Menurut studi tersebut, kemungkinan terkena rheumatoid arthritis dan psoriasis meningkat pada orang yang mengalami kekerasan di masa kecil.

Temuan ini menunjukkan bahwa kesehatan mental dan fisik saling terkait erat.

Lihat juga: Aktivitas Fisik Jaga Kesejahteraan Mental Anak

Lihat juga: Kesehatan Mental Anak Fondasi Masa Depan

Trauma yang dialami di awal kehidupan memengaruhi sistem imun hingga menyebabkan kerusakan fungsi.

Rheumatoid arthritis menyerang sendi, sementara psoriasis memengaruhi kulit, namun keduanya memiliki penyebab yang sama: sistem imun yang tidak berfungsi dengan baik.

Menurut Arthritis Foundation, rheumatoid arthritis disebabkan oleh peradangan dan nyeri pada sendi.

Lihat juga: Waspadai Autoimun dapat Menyerang Kulit

Lihat juga: Sembilan Alasan Anak Malas Meski Berbakat

Kondisi ini terjadi ketika sistem imun menyerang lapisan sendi secara tidak normal.

Sementara itu, National Psoriasis Foundation menjelaskan bahwa psoriasis menyebabkan kulit berkembang menjadi plak dan sisik yang terangkat akibat sistem imun yang terlalu aktif mempercepat pertumbuhan sel kulit.

Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya perhatian pada trauma masa kecil, karena dampaknya tidak hanya pada kesehatan mental, tetapi juga kesehatan fisik yang serius.

Lihat juga: 10 Rahasia Buat Anak Jadi Lebih Cerdas

Lihat juga: Tips Ajarkan Anak Menabung


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Kasih-Mu Tiada Batasnya, Lirik: Melki Pangaribuan

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading