Cara Atasi Bau Kaki

HATIYANGBERTELINGA.COM – Kaki merupakan salah satu anggota tubuh yang dapat mengeluarkan bau tidak sedap karena adanya pertumbuhan bakteri atau jamur pada kaki yang tertutup sepatu, kata Emily Wood, MD, dokter kulit bersertifikat di Austin, Texas, AS.

Ditulis laman Well and Good, dilansir Jumat (30/5/2025), kelembapan (alias keringat) berasal dari kelenjar keringat dan manusia memiliki sekitar 250.000 kelenjar keringat di setiap kaki, menurut Royal College of Podiatry.

Berikut penyebab umum kaki bau tidak sedap.

Lihat juga: Lima Manfaat Jalan Kaki Ketimbang Jogging dan Lari

Lihat juga: Kamu Wajib Saling Membasuh Kaki

1. Tidak menjaga kebersihan

Beberapa penyebab umum kaki berbau tidak sedap karena keringat tersebut bercampur dengan bakteri pada kulit, kaus kaki, dan sepatu.

Hal ini terjadi jika tidak mandi cukup sering, mencuci kaki, mengganti kaus kaki dan membersihkan sepatu yang terkena keringat.

“Meskipun kaki kebanyakan orang sedikit berbau, Anda mungkin rentan terhadap bau yang lebih kuat jika Anda kurang menjaga kebersihan,” jelas Dr. Wood.

Ia menyarankan untuk mencuci kaki dengan sabun dan air setiap hari, atau lebih sering jika seseorang berkeringat.

Sabun antibakteri akan membantu membunuh kuman penyebab bau, menurut American Podiatric Medical Association (APMA).

Jika kaki mengalami bau yang menyengat, rendam kaki dalam air garam Epsom (tambahkan 1/2 cangkir garam) selama 10 hingga 20 menit.

“Pastikan Anda mengenakan kaus kaki yang menyerap kelembapan dengan sepatu Anda (karena tidak mengenakan kaus kaki dapat menyebabkan keringat dan bau),” saran Dr. Wood.

Lihat juga: Manfaat Berjalan Kaki Selama Lima Menit

Lihat juga: Perbanyak Langkah Jalan Kaki Tiap Hari dapat Perpanjang Usia

2. Hiperhidrosis

Mayo Clinic menjelaskan kondisi keringat berlebih juga dapat disebabkan karena hiperhidrosis.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh perubahan sinyal saraf di kelenjar keringat atau kondisi yang mendasarinya seperti diabetes, hot flashes terkait menopause, atau masalah tiroid.

Membersihkan kaki secara teratur dengan sabun antibakteri dan mengenakan kaus kaki yang menyerap kelembapan agar kaki tetap kering merupakan langkah awal yang baik.

Jika keringat sulit dikendalikan, penyedia layanan kesehatan mungkin merekomendasikan antiperspiran dengan resep dokter, seperti Drysol (aluminium klorida topikal), sesuai AAD .

Lihat juga: Cara Mengatasi Ketombe Kepala

Lihat juga: Kenali Tanda Anak Sistem Imunnya Lemah

3. Infeksi jamur

Tinea pedis (istilah medis untuk kutu air) adalah infeksi jamur umum yang dapat menyerang kulit di telapak kaki terutama kulit di antara jari-jari kaki.

Menurut DermNet, kondisi ini ditandai dengan kulit yang lembap dan mengelupas, perubahan warna menjadi kuning atau kehijauan, retakan yang menyakitkan, dan bau yang tidak sedap seringkali pada usia 60 tahun dengan kondisi kesehatan diabetes dan obesitas.

Pengobatan dapat dilakukan dengan krim antijamur yang dijual bebas, salep, gel, semprotan, atau bubuk yang dibuat dengan obat-obatan seperti Lotrimin (clotrimazole) atau Monistat (miconazole).

Lihat juga: Kiat Cegah Penyakit Umum Musim Pancaroba

Lihat juga: Kiat Bantu Anak Miliki Ginjal Sehat

4. Infeksi bakteri

Kaki bau disertai rasa gatal, lubang atau kawah kecil pada kulit, atau bercak putih merupakan tanda infeksi bakteri pada kaki yang disebut keratolisis berlubang.

Infeksi ini cenderung menyerang orang yang kakinya banyak berkeringat atau mereka yang terpapar banyak kelembapan saat mengenakan sepatu atau bot ketat.

Pengobatan keratolisis berlubang dimulai dengan menghilangkan infeksi, biasanya dengan krim antibiotik seperti Cleocin (clindamycin) atau Robimycin (erythromycin) yang dipadukan dengan agen antiseptik seperti benzoyl peroxide, menurut American Family Physician.

Pengobatan rumahan seperti membersihkan kaki secara menyeluruh, mengenakan kaus kaki dan sepatu yang menyerap keringat, dan menggunakan antiperspirant kaki juga dapat mencegah gejala kambuh lagi.

Lihat juga: Dampak Menggaruk Gatal Pada Kulit

Lihat juga: Lima Tanda Anda Mesti Ganti Masker

5. Eksim

Kondisi kulit umum yang menyebabkan bercak-bercak yang meradang dan berubah warna pada kulit, dapat memengaruhi kaki.

Menurut Dr. Wood, ketika eksim mencapai kaki terkadang dapat menyebabkan bau yang tidak sedap.

​​​​Sebaiknya gunakan air hangat saat mandi, hindari kontak dengan deterjen, kenakan kaus kaki atau stoking yang terbuat dari kain yang dapat menyerap keringat seperti katun atau sutra, dan gunakan kaus kaki dan sepatu yang kering.

Lihat juga: Lansia Latihan 30 Menit dapat Cegah Jatuh Sekaligus Tetap Aktif

Lihat juga: Gaya Hidup Aktif Buat Otak Awet Muda


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Cara Atasi Ngorok Supaya Tidur Pulas

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Mendengkur atau ngorok secara medis dikenal sebagai “snoring”, sering kali hanya dianggap gangguan tidur ringan. Namun, suara napas yang keras saat tidur itu bisa menjadi gejala kondisi yang

    Tiga Kiat Jaga Kehangatan Relasi Asmara

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Dalam menjalani hubungan jangka panjang kerap menghadapi berbagai persoalan seperti mudah merasa bosan, mudah tersinggung atau bahkan masalah kecil mudah membesar. Pelatih hubungan, motivator dan penulis Javal Bhatt

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

    Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading