Minum Kopi Tanpa Gula dapat Kurangi Risiko Alzheimer-Parkinson

HATIYANGBERTELINGA.COM – Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula atau pemanis dapat mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer dan parkinson.

Dilansir dari Hindustan Times, Senin (19/5/2025), penelitian tersebut meneliti data yang diperoleh dari UK Biobank, yang melibatkan lebih dari 200.000 peserta berusia 40 hingga 69 tahun.

Para peneliti mengkategorikan konsumsi kopi ke dalam empat kelompok, yaitu kopi tanpa pemanis, kopi dengan pemanis gula, kopi dengan pemanis buatan, dan mereka yang tidak minum kopi.

Lihat juga: Waktu yang Tepat Minum Kopi agar Umur Panjang

Lihat juga: Jangan Asal Buang Ampas Kopi, Ini Tujuh Manfaatnya

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa peserta yang minum kopi tanpa pemanis memiliki risiko 29-30 persen lebih rendah terkena alzheimer, demensia terkait, dan penyakit parkinson, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi.

Selain itu, orang-orang ini juga memiliki risiko 43 persen lebih rendah untuk meninggal akibat kondisi-kondisi tersebut.

Penyakit neurodegeneratif adalah penyakit progresif yang berdampak pada daya ingat, pemikiran kritis, tugas sehari-hari, dan pada akhirnya menyebabkan kematian.

Lihat juga: Cara Hindari Gejala Parkinson Sejak Usia Muda

Lihat juga: Penderita Hipertensi Berisiko Terkena Demensia

Jadi, tingkat kematian dari penyakit-penyakit ini juga sedikit menurun.

Namun, mengonsumsi kopi manis tidak menunjukkan manfaat perlindungan yang sama.

Selain itu, kopi tanpa kafein juga menunjukkan tindakan perlindungan, mengurangi risiko penyakit alzheimer dan parkinson hingga 34-37 persen, dan menurunkan risiko kematian hingga 47 persen.

Lihat juga: Cara Mencegah Demensia

Lihat juga: Waspadai Tiga Jenis Minuman Berisiko Demensia

Gula menjadi salah satu tanda bahaya yang dapat menyebabkan masalah kesehatan dan para ahli kesehatan juga memperingatkan agar tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Menambahkan gula pada kopi dapat membuatnya menjadi manis dan lezat, namun tidak memiliki manfaat kesehatan yang nyata.

Sebaliknya, dengan memilih mengonsumsi kopi tanpa pemanis, seseorang dapat menjaga kesehatan otak.

Setiap pilihan makanan penting dalam jangka panjang.

Lihat juga: Hindari Makanan yang Buat Gangguan Tidur Anak

Lihat juga: Tujuh Tips Efisiensi Uang untuk Bahan Makanan di Rumah


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Puasa Katolik versi Romo Didit Pr dan Pater Sebas SVD

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    Hari Rabu Abu Mulai Masa Puasa Katolik, Bukan Prapaskah

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    3 Spirit & Mindset Efata Community

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading