Normalisasi Kehidupan dengan Lindungi Kesehatan Jiwa

HATIYANGBERTELINGA.COM – Normalisasi kehidupan melalui adaptasi dengan kenormalan baru merupakan salah satu langkah untuk melindungi kesehatan jiwa di tengah pandemi COVID-19, kata dokter spesialis kedokteran jiwa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dokter Kristina Siste Kurniasanti.

“Lakukan normalisasi kehidupan, memang keadaan banyak berubah tapi inilah yang dianggap normal,” kata Kristiana dalam acara kesehatan yang digelar daring, Sabtu (30/10/2021).

Dokter Kristiana mengatakan, hal pertama yang bisa dilakukan adalah memulai hari dengan sesuatu yang santai.

Beri semangat untuk diri sendiri dan suntik energi positif dengan cara tersenyum.

“Latihan fisik, tidur cukup dan makan yang sehat serta beribadah,” kata Kristiana.

Kemudian, kenali diri dan ukur kekuatan diri sendiri. Setiap orang punya batasan yang berbeda, jadi jangan paksakan diri untuk mengikuti aktivitas orang lain.

Anda juga dapat mengambil jeda dari rutinitas, meningkatkan sisi kreatif dan kelola stres.

Cintailah diri sendiri demi kesehatan jiwa selama pandemi COVID-19, lalu kelola stres salah satunya dengan menulis catatan harian.

Lakukanlah hobi dan aktivitas baru yang menyenangkan, hindari rokok, alkohol dan narkoba serta menjaga komunikasi dengan orang terdekat.

“Saya selalu menyarankan tidak menggunakan chatting, tetapi menggunakan video call sehingga ada kedekatan emosional,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya menyantap makanan sehat, olahraga cukup dan teratur serta membuat prioritas dan mengikuti jadwal harian yang teratur.

Kristiana menjelaskan, COVID-19 sangat mempengaruhi kesehatan jiwa.

Masalah kesehatan yang menimpa batin selama pandemi dapat berupa kecemasan, depresi, krisis bunuh diri juga kecanduan.

“Ada yang sebelumnya sudah sembuh mengalami re-admisi kembali pada masa pandemi ini,” ujar dia.

Masalah kesehatan mental ini dipicu oleh angka mortalitas COVID-19 yang tinggi, menimbulkan kekhawatiran apakah diri sendiri dan orang-orang tersayang di sekeliling bisa juga terkena infeksi.

“Pemicu lain adalah hoaks tentang COVID-19, khawatir ke layanan kesehatan, stigma dan diskriminasi,” katanya.

Trauma akibat kehilangan orang terdekat akibat COVID-19 pun dapat jadi penyebab munculkan masalah kesehatan mental.

Dia menuturkan, 1 dari 5 orang di Indonesia mengalami kecemasan dalam pandemi COVID-19.

Orang yang paling tinggi risikonya mengalami kecemasan adalah perempuan muda, orang yang dicurigai menderita COVID-19 serta orang yang kekurangan dukungan sosial.

Sementara itu, tenaga medis umumnya memiliki risiko yang lebih rendah karena rata-rata telah memiliki pengetahuan seputar COVID-19.


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Spiritualitas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Katolik Kutip 1 Timotius 2:1-4 dan Doa Santo Fransiskus Asisi Saat Doa Kebangsaan di Monas

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Mengucapkan Hal yang Tersembunyi

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Uskup Larantuka Ajak Umat Katolik Ziarah Rohani ke Bukit Fatima dan Kapela Gabriel Manek

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Rosario Jadi Harta Diaspora Asal Flores Menurut Uskup Hans Monteiro

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Hans Monteiro Tegaskan Pelecehan Seksual Dosa Berat, Hukumannya Berat

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Larantuka Harapkan Diaspora Flotim-Lembata Jadi Duta Damai

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Uskup Yohanes Hans Monteiro: Memahami Imago Dei Maka Kita Tidak Ada Perpecahan atau Perang

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membumikan Ensiklik Perdana Paus Leo XIV dan SKB Tujuh Menteri dalam KBC

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Membedah Refleksi Kristus Menjagaku

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Kesaksian Panggilan Hidup dan Tips Buat Gen Alpha Setia Melangkah Bersama Tuhan Yesus

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading