HATIYANGBERTELINGA.COM – Kebiasaan sehari-hari yang dianggap tidak penting dan diabaikan, perlahan dapat menyebabkan adanya kesalahan pada organ tubuh, salah satunya dapat merusak kerusakan usus tanpa disadari.
“Kebanyakan orang mencoba makan makanan sehat, tetapi tanpa sadar membuat pilihan-pilihan kecil yang lama-kelamaan merusak lapisan usus mereka,” kata Konsultan GI, Ahli Bedah HPB dan Ahli Bedah Onkologi GI, Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai Central Dr. Imran Shaikh disiarkan Hindustan Times, dilansir Sabtu (24/5/2025).
“Lapisan usus seperti penghalang pelindung yang mencegah zat kimia berbahaya masuk ke aliran darah sekaligus memungkinkan nutrisi masuk. Jika lapisan usus rusak, seseorang cenderung mengalami masalah seperti kembung, intoleransi makanan, kekebalan tubuh yang buruk, dan bahkan perubahan suasana hati,” katanya.
Ia menyampaikan lima kesalahan umum secara kumulatif yang mampu merusak kesehatan usus.
Lihat juga: Enam Cara Menjaga Usus Anda Tetap Sehat
Lihat juga: Cara Hindari Gejala Parkinson Sejak Usia Muda
1. Terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan
Makanan ringan kemasan, makanan beku, sereal manis, dan minuman ringan sering kali mengandung bahan pengawet, pengemulsi, dan pemanis buatan yang mengganggu keseimbangan bakteri usus.
Zat adiktif ini menyebabkan peradangan dan membuat lapisan usus lebih muda menyerap atau disebut usus bocor.
Semakin banyak makanan utuh dan minim olahan yang kita konsumsi, semakin baik lapisan usus dapat terjaga.
Lihat juga: Lima Makanan Tingkatkan Suasana Hati
Lihat juga: Konsumsi Makanan Rebus Lebih Menyehatkan
2. Melewatkan makanan kaya serat
Kurang mengonsumsi buah, sayur an kacang-kacangan serta biji utuh, bakteri baik tubuh akan kekurangan dan menyebabkan pelemahan lapisan usus dan menyebabkan bakteri berbahaya tumbuh subur.
3. Terlalu sering menggunakan obat pereda nyeri
Banyak orang mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau aspirin secara teratur untuk sakit kepala atau nyeri otot tanpa terlalu memikirkannya.
Bila dikonsumsi terlalu sering, obat ini mampu mengikis pelindung usus dan membuatnya meradang.
Kerusakan ini tidak langsung terliat namun terjadi selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Lihat juga: Kiat Cegah Nyeri Punggung Saat Bekerja
Lihat juga: Pemicu Sindrom Patah Hati dan Risikonya
4. Makan terburu-buru atau stres
Menelan makanan di tengah kesibukan atau sambil menonton sesuatu, atau saat stres dan terganggu, pencernaan melambat dan makanan tidak dipecah dengan baik.
Hal ini menyebabkan iritasi pada usus dan seiring waktu merusak lapisan usus.
Dokter menyarankan agar masyarakat mengunyah makanan dengan penuh kesadaran, mengunyah perlahan, bernapas dan fokus pada makanan.
Lihat juga: 13 Makanan Sehat untuk Wanita
Lihat juga: Anak Pilih-Pilih Makanan Karena Kebiasaan Ibu Saat Hamil
5. Menghilangkan semu lemak dari makanan
Sebagian orang barangkali menghilangkan lemak dalam makanan untuk mendapatkan makanan yang bersih.
Namun, lemak sehat, seperti zaitun, alpukat, membantu struktur lapisan usus dan mengurangi peradangan.
Pola makan rendah lemak dapat melemahkan sel dinding usus dan mengganggu fungsi hormon yang dapat berdampak buruk seiring berjalannya waktu.
Lihat juga: Kiat-kiat Bisnis Food Beverage Bagi Pemula
Lihat juga: Beda Manfaat Smoothie Hijau dengan Jus Hijau
Dokter Imran juga menambahkan bahwa mengusahakan agar usus sehat bukan hanya soal menjauhi jung Food, tetapi juga soal memperhatikan bagaiman adan apa yang dikonsumsi setiap hari.
“Perubahan kecil namun sadar bisa sangat penting dalam menjaga lapisan usus dalam kondisi prima,” katanya.
Sementara itu, Ahli gastroenterologi mengungkapkan jus ceri asam, cranberry dan blueberry terbukti memberikan manfaat kesehatan termasuk pada kesehatan usus.
“Saya bukan penggemar kebanyakan jus buah. Kebanyakan jus menghilangkan senyawa bermanfaat yang biasanya ada pada buah,” ujar ahli gastroenterelogi Joseph Salhab, DO, dikutip dari Eating Well.
Lihat juga: Konsumsi Sayur-Buah Pengaruhi Kesehatan Mental Anak
Lihat juga: Rutin Makan Buah Anggur dapat Kurangi Risiko Sakit Jantung
Dia membuat pengecualian untuk jus yang mengandung antioksidan dan polifenol tinggi, yang bisa ditemukan pada ceri asam, cranberry dan blueberry.
Menurut penelitian terkini jus ceri asam terbukti membantu mengurangi penanda inflamasi bagi orang dengan kondisi radang usus karena kadang antosianin dan asam klorogenat.
“Bakteri usus dapat menggunakan (polifenol) untuk menghasilkan senyawa anti inflamasi di usus,” kata Salhab.
Jus ceri asam dapat dikonsumsi apa adanya atau dapat diencerkan untuk mendapatkan manfaat nutrisi buah tersebut.
Lihat juga: Kiat Hindarkan Anak dari Malnutrisi dan Obesitas
Lihat juga: Daftar Nutrisi Penting Lindungi Mata
Dia juga menyarankan untuk memastikan membeli jus 100 persen dan bukan konsentrat jus, sesuai anjuran dokter.
“Jus sering kali mengandung kalori yang tinggi, jadi tidak perlu berlebihan. Buatlah sendiri atau pilih jus tanpa tambahan gula,” kata Salhab.
Asupan gula tambahan yang tinggi dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan kronis, rasa haus yang berlebihan serta meningkatkan berat badan.
Sementara sumber gula alami seperti buah dapat memiliki efek sebaliknya karena mengandung nutrisi yang padat.
Lihat juga: Tidur dan Air Putih Jadi Senjata Turunkan Berat Badan
Lihat juga: Waktu Terbaik Olahraga Jaga Gula Darah Sehat
Discover more from HATI YANG BERTELINGA
Subscribe to get the latest posts sent to your email.












