Cara Atasi Ngorok Supaya Tidur Pulas

HATIYANGBERTELINGA.COM – Mendengkur atau ngorok secara medis dikenal sebagai “snoring”, sering kali hanya dianggap gangguan tidur ringan.

Namun, suara napas yang keras saat tidur itu bisa menjadi gejala kondisi yang lebih serius, seperti Obstructive Sleep Apnea (OSA) yang dapat berdampak pada kualitas tidur dan kesehatan jangka panjang.

Ketika seseorang tidur, otot-otot di area tenggorokan menjadi rileks.

Bila relaksasi ini menyebabkan saluran napas bagian atas menjadi sempit atau bahkan tertutup, aliran udara menjadi terbatas dan menyebabkan getaran pada jaringan di sekitar tenggorokan, sehingga muncul suara mendengkur.

Lihat juga: Tujuh Manfaat Tidur Siang untuk Tumbuh Kembang Anak

Lihat juga: Kurang Tidur Buat Otak Menahan Banyak Kenangan Buruk

Dalam banyak kasus, mendengkur adalah gejala kesehatan.

Namun dalam kondisi OSA, saluran napas tidak hanya menyempit tetapi juga terhenti untuk sementara, sehingga oksigen darah turun, dan tubuh terbangun sebentar tanpa disadari untuk bernapas kembali.

Kondisi ini sering ditandai dengan mendengkur keras dan rasa kantuk atau tidak segar saat bangun dari tidur.

Karena itu, selain untuk kenyamanan, mengendalikan suara dengkuran menjadi penting agar tidur menjadi lebih berkualitas dan risiko komplikasi kesehatan dapat ditekan.

Lihat juga: Tidur dan Air Putih Jadi Senjata Turunkan Berat Badan

Lihat juga: Tiga Cara Menenangkan Pikiran Sebelum Tidur

Faktor pemicu

Beberapa hal yang diketahui dapat memperbesar peluang seseorang mendengkur atau mengalami OSA antara lain:

1. Berbaring tidur dalam posisi punggung (supine), yang membuat lidah dan jaringan tenggorokan jatuh ke belakang dan mempersempit saluran.

2. Berat badan berlebih atau obesitas, di mana kelebihan jaringan lemak di sekitar leher atau tenggorokan dapat menekan saluran udara.

3. Konsumsi alkohol atau obat penenang sebelum tidur. Hal ini kerap menyebabkan otot tenggorokan menjadi lebih rileks sehingga menutup saluran napas bagian atas lebih mudah.

4. Kelainan anatomi, seperti deviasi septum hidung, pembesaran amandel, atau saluran napas yang sempit secara bawaan.

5. Kurang tidur atau pola tidur yang buruk, yang dapat memperburuk kualitas otot-otot saluran napas.

Lihat juga: Hindari Makanan yang Buat Gangguan Tidur Anak

Lihat juga: Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Tidur

Cara pencegahan

Untuk menghindari risiko penyakit karena tidur “ngorok”, berikut ini tips cegah tidur mendengkur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, melansir dari berbagai sumber kesehatan.

1. Ubah posisi tidur ke sisi (bukan punggung)

Tidur miring dapat menjaga lidah dan jaringan tenggorokan tidak jatuh ke belakang dan memperkecil risiko saluran pernafasan tertutup.

Bila posisi tidur selalu berbalik ke punggung, coba untuk menjahit bola tenis di bagian punggung baju. Sehingga, ketika posisi tidur sedang berbalik, Anda akan merasa tak nyaman dan tubuh akan kembali ke posisi miring.

2. Turunkan berat badan

Penurunan berat badan dapat mengurangi jaringan lemak di leher atau tenggorokan yang menekan saluran nafas, sehingga mendengkur bisa berkurang atau hilang.

3. Hindari alkohol dan obat penenang sebelum tidur

Kedua zat ini membuat otot-otot tenggorokan menjadi sangat rileks saat tidur, sehingga saluran napas lebih mudah menyempit atau tertutup. Oleh sebab itu, hindari konsumsi alkohol berlebih dan obat penenang.

Lihat juga: Kiat Atur Siklus Tidur

Lihat juga: Manfaat Kesehatan Tidur Siang

4. Atasi sumbatan atau gangguan pada hidung

Bila Anda punya alergi, seperti deviasi septum atau hidung tersumbat, bernafas bisa sering lewat mulut dan risiko mendengkur juga akan semakin sering.

Penanganan yang tepat bisa konsumsi obat semprotan steroid atau konsultasi langsung ke dokter untuk penyembuhan.

5. Rutin melakukan aktivitas fisik dan jaga kualitas tidur

Olahraga dapat berefek menjaga berat badan ideal serta menjaga tonus otot-otot tenggorokan. Lalu, jaga pola tidur agar tetap berkualitas dengan durasi tujuh jam untuk orang dewasa, dan 10-13 jam untuk anak-anak hingga remaja.

6. Angkat posisi kepala saat tidur

Angkat kepala sekitar 10-15 cm atau menaruh beberapa bantal untuk membuat posisi kepala jadi lebih tinggi. Hal ini dapat membantu aliran udara nafas lebih lancar dan mengurangi getaran saluran pernafasan.

7. Gunakan strip hidung

Strip perekat yang ditempelkan di luar pangkal hidung juga dapat memperluas area saluran hidung mereka, sehingga meningkatkan aliran pernapasan lebih mudah.

Apabila Anda sudah melakukan perubahan gaya hidup tersebut tetapi masih sering mendengkur keras atau disertai gejala seperti berhenti napas saat tidur, terbangun mendadak dengan sesak nafas, mulut kering di pagi hari, rasa kantuk pada siang hari yang berat, maka perlu adanya konsultasi medis.

Lihat juga: Anak Batuk Tidak Boleh Dalam Posisi Tidur

Lihat juga: Manfaat dari Efek Tidur Siang Sesaat


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Tiga Kiat Jaga Kehangatan Relasi Asmara

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Dalam menjalani hubungan jangka panjang kerap menghadapi berbagai persoalan seperti mudah merasa bosan, mudah tersinggung atau bahkan masalah kecil mudah membesar. Pelatih hubungan, motivator dan penulis Javal Bhatt

    Enam Penyebab Buncit Anak Muda

    HATIYANGBERTELINGA.COM – Kebiasaan buruk sehari-hari yang sering dilakukan oleh anak muda, tanpa disadari dapat memicu timbulnya perut buncit. Secara medis, kondisi ini terjadi akibat penumpukan lemak di area pinggang dan

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Pastor Kopong MSF: Salahkah Berdoa Bersama Bunda Maria?

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading