Memberitakan Injil ke Segala Makhluk

Kisah Para Rasul 4:13-21, Markus 16:9-15

Shalom,

Hari ini kita diajak untuk merenungkan peristiwa kebangkitan dan penampakan Kristus menurut Injil Markus.

Setelah bangkit dari alam maut, pertama-tama Kristus menampakkan Diri kepada Maria Magdalena yang pada hari Minggu pertama setelah Dia dimakamkan, pada pagi-pagi benar telah datang ke makam untuk mengurapi jenazahNya.

Maria Magdalena segera menceritakan pertemuannya itu kepada para rasul, tetapi mereka tidak percaya.

Pada petang harinya, Kristus menampakkan diri kepada kedua murid yang karena patah harapan, memutuskan untuk pulang kampung ke Emaus.

Lihat juga: Mensyukuri Kebangkitan Kristus

Lihat juga: Kerahiman dan Kuasa Kebangkitan

Setelah bersantap malam dengan Kristus, kedua murid itu pun kembali ke Yerusalem untuk bersaksi tentang perjumpaan itu.

Tetapi kesaksian merekapun diragukan, karena selama itu memang belum pernah terjadi ada kebangkitan orang yang telah meninggal.

Akhirnya, pada malam harinya, Kristus menampakkan Diri kepada ke 11 rasul ketika mereka sedang makan.

Dengan menyampaikan secara ringkas penampakan yang terjadi di hari yang sama itu, Markus mau menekankan bahwa para rasul, memiliki pengalaman sendiri akan penampakan Kristus yang telah bangkit dari alam maut, sehingga mereka dimampukan untuk bersaksi bukan berdasarkan kesaksian atau pengalaman orang lain tetapi dari apa yang mereka alami sendiri.

Lihat juga: Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

Lihat juga: Bangkit Bersama Kristus

Dalam kehidupan kita saat inipun Kristus sesungguhnya sering kali menampakkan Diri kepada setiap kita, melalui orang-orang di sekitar kita yang digerakkan oleh RohNya untuk menolong, mengingatkan, menasehati dan menyelamatkan kita dari berbagai kesulitan dan godaan untuk menyimpang dari ajaran kasihNya.

Dengan begitu kita semua sebenarnya diberi kesempatan untuk mengalami sendiri kehadiran Kristus secara pribadi.

Tetapi sayangnya di dalam kesibukan atau ketidakacuhan, sering kita menganggap itu semua sebagai suatu kebetulan saja atau malahan mengabaikannya begitu saja.

Lihat juga: Menjadi Saksi Kebangkitan Kristus

Lihat juga: Yesus Makan Ikan Bakar dan Roti Panggang, Bangkit!

Setelah menegur para rasul karena kekerasan hati mereka, Kristus lalu mengutus mereka: ‘Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk’.

Perutusan Kristus dalam Injil Markus ini adalah perutusan yang paling luas, dibanding dengan apa yang ditulis dalam Injil lainnya.

Para rasul diutus bukan hanya ke segala bangsa, tetapi ke segala makhluk.

Dengan begitu, Markus mau menyampaikan, Kristus adalah Raja Alam Semesta.

Implikasi dari pengutusan ini adalah kita harus bersaksi tentang siapa Kristus dan apa yang telah diajarkanNya, selain dengan mengasihi Allah dan sesama seperti Dia mengasihi kita, juga dengan bertanggung jawab atas kelestarian dan keseimbangan alam, agar semua makhluk dapat dengan sejahtera hidup di muka bumi ini.

Lihat juga: Beritahukanlah Segala yang Yesus Perbuat Padamu

Lihat juga: Bersama Yesus Pergi Beritakan Injil ke Tempat Lain

Petrus dan Yohanes ditangkap dan di hadapkan ke Mahkamah Agama karena setelah mereka menyembuhkan seorang pengemis yang lumpuh sejak lahir, mereka bersaksi tentang kebangkitan Kristus yang membuktikan bahwa Dia sungguh Mesias dan Putera Allah.

Di hadapan Mahkamah Agama pun, Petrus dan Yohanes yang sebenarnya hanya nelayan-nelayan muda dari Galilea, dengan sangat berani bersaksi tentang Kristus.

Hal ini sangat mengherankan para anggota majelis.

Mereka juga bingung karena mujizat yang dilakukan Petrus dan Yohanes di halaman Bait Allah, tidak bisa disangkal kebenarannya, karena di depan Mahkamah Agama itu pun orang yang telah disembuhkan berdiri bersama keduanya.

Lihat juga: Membawa yang Lumpuh ke Hadapan Kristus

Lihat juga: Doa Mulia Si Tukang Parkir

Akhirnya Majelis ‘hanya’ memerintahkan supaya mereka tidak boleh lagi berbicara atau mengajar dalam nama Yesus Kristus.

Perintah ini tentu disertai juga dengan ancaman hukuman.

Menanggapi keputusan Majelis itu kedua rasul itu menjawab: ‘Silahkan kamu putuskan sendiri, manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah’ (Kisah Para Rasul 4:19).

Petrus dan Yohanes mengatakan hal itu karena sebelumnya Kristus yang telah bangkit dari alam maut sehingga membuktikan DiriNya sebagai Mesias, memerintahkan mereka untuk mewartakan Injil, sedangkan Majelis Agama justru memerintahkan yang sebaliknya.

Petrus lalu mengatakan: ‘Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan dengar (sendiri)’ (Kisah Para Rasul 4:20).

Petrus dan Yohanes dapat dengan tegas menyatakan sikapnya karena penampakkan Kristus setelah kebangkitanNya, mereka alami sendiri dan bukan atas kesaksian orang lain saja.

Lihat juga: Beritakan Injil kepada Segala Makhluk

Lihat juga: Diutus Yesus Memberitakan Injil

Didalam kehidupan sehari-hari, mari kita selalu ingat bagaimana Kristus telah menolong kita secara pribadi di dalam pergumulan hidup selama ini.

Dengan mengingat kembali pengalaman akan kasih dan kuasaNya itu, kita dapat diteguhkan bahwa Dia tidak pernah meninggalkan kita seorang diri, khususnya di dalam kesulitan atau ketidak pastian hidup.

Di tengah segala ketidakpastian dunia, cinta Kristus adalah hal yang pasti dan abadi.

Selain itu kita perlu ingat bahwa kitapun diutus untuk meneguhkan banyak orang yang mungkin saat ini sedang goyah karena tekanan hidup mereka.

Tuhan memberkati kita.

Lihat juga: Yesus Menemani & Menopang Penderitaan Kita

Lihat juga: Yesus Utuslah Aku Menjadi Jala-Mu


Discover more from HATI YANG BERTELINGA

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

  • Related Posts

    Wartakanlah Injil dengan Kasih

    1 Korintus 9:16-19, 22-23 Markus 16:15-20 Shalom, Sebelum Kristus kembali ke surga untuk bersatu dengan BapaNya, Dia memerintah kan semua muridNya untuk mewartakan Injil: ‘Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil

    Menyambut Raja Damai

    Yesaya 11:1-10 Lukas 10:21-24 Shalom, Setelah menyelesaikan tugasnya, ke 70 murid Kristus yang pertama kali diutus untuk mewartakan Injil, kembali menemui Kristus dengan gembira karena mereka mengalami sendiri bagaimana di

    Leave a Reply

    Spiritualitas

    Persembahan untuk Tuhan

    Persembahan untuk Tuhan

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Profil Uskup Baru Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Kultus Orang Kudus Bukan “Paganisme Disulap”

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Menguasai Lidah (Rekaman Pewartaan Mimbar)

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Berkat Imam, Kuasa Rahmat Kristus Mengalir dalam Kehidupan

    Pendidikan Bernafas Eros

    Pendidikan Bernafas Eros

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    Mengasihi Tuhan Fondasi Kemanusiaan

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    RIP Paus Fransiskus, Sosok Membelah Opini Publik

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Kardinal Suharyo Ajak Umat Katolik Jadi Manusia Paskah

    Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

    Alleluya Kristus Bangkit; Awas Halelupa Halelupa

    Discover more from HATI YANG BERTELINGA

    Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

    Continue reading