Berpuasa untuk Berubah

Yesaya 58:1-9a, Matius 9:14-15 Shalom, Murid-murid Yohanes Pembaptis bertanya kepada Kristus, mengapa murid-muridNya tidak berpuasa seperti mereka dan orang-orang Farisi. Kristus menjawab mereka dengan menggunakan perumpamaan tentang pesta pernikahan. Orang

Memilih Jalan Kehidupan

Ulangan 30:15-20, Lukas 9:22-25 Shalom, Ketika sadar bahwa hidupnya di dunia akan segera berakhir karena usianya yang sudah tua dan tugasnya menghantar bangsanya ke Tanah Terjanji telah dituntaskan, Nabi Musa

Upah Mengikuti Kristus

Sirakh 35:1-12, Markus 10:28-31 Shalom, Para rasul terkejut ketika Kristus mengatakan bahwa mustahil ‘orang kaya’ masuk ke dalam Kerajaan Surga. Selama ini, sesuai dengan penafsiran para ahli Taurat, mereka mengimani

Kasih Yang Menyelamatkan

Sirakh 17:24-29, Markus 10:17-27 Shalom, Ketika Kristus sedang meneruskan perjalananNya, ada seorang pemuda kaya berlari mengejar Dia, lalu berlutut dihadapanNya. Dia bertanya kepada Kristus, apa yang harus diperbuatnya untuk memperoleh

Waspadalah Kebutaan Rohani

Sirakh 27:4-7, 1 Korintus 15:54-58, Lukas 6:39-45 Shalom, Pengajaran-pengajaran yang diberikan Kristus dalam perikop ini, tidak dimaksudkan untuk menegur orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, tetapi ini adalah wejangan Dia kepada

Relasi Mesra dengan Allah

Sirakh 17:1-15, Markus 10:13-16 Shalom, Hari sudah senja ketika Kristus selesai mengajar banyak orang tentang perceraian. Lalu beberapa orang membawa anak-anak kecil mereka kepadaNya, agar Ia menjamah mereka. Khawatir Kristus

Sahabat Sejati

Sirakh 6:5-17, Markus 10:1-12 Shalom, Nabi Yesus bin Sirakh memberi catatan tentang bagaimana sulit tetapi sekaligus amat berharganya mempunyai seorang sahabat sejati. Ada orang yang bersikap sangat baik terhadap diri

Kasih Menyelamatkan Kita

Sirakh 5:1-8, Markus 9:41-50 Shalom, Dalam kehidupan sehari-hari, para murid Kristus hidup berdampingan dengan banyak orang lain yang mempunyai keyakinan iman yang berbeda. Sekalipun berbeda iman, Kristus mengajarkan kita untuk

Kebijaksanaan Allah

Sirakh 4:11-19, Markus 9:38-40 Shalom, Suatu kali rasul Yohanes melapor kepada Kristus ‘Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita, mengusir setan demi namaMu. Kami cegah orang itu, karena ia

Melayani dengan Ketulusan Hati

Sirakh 2:1-11, Markus 9:30-37 Shalom, Dari kaki gunung dimana Kristus menyembuhkan seorang anak yang kerasukan setan dengan kata-kataNya yang penuh kuasa, Kristus mengajak para rasulNya menyusuri daerah sepi ditepi sungai

Percaya Pada Kebijaksanaan Allah

Sirakh 1:1-10, Markus 9:14-29 Shalom, Ketika Kristus bersama Petrus, Yakobus dan Yohanes turun dari puncak gunung dimana dengan agung Dia berubah rupa, para rasul lain yang tidak ikut dan menunggu

Mengasihi Karena Dikasihi Allah

1 Samuel 26:2, 7-9, 12-13, 22-23, 1 Korintus 15:45-49, Lukas 6:27-38 Shalom, Ketika Kristus menyampaikan Sabda Bahagia, ajaran-ajaranNya tertuju kepada orang-orang yang posisinya lemah dalam masyarakat: miskin, ditolak, dimusihi dan

Menggembalakan Domba-domba Kristus

1 Petrus 5:1-4, Matius 16:13-19 Shalom, Di Kaisarea Filipi, kota paling Utara dari provinsi Galilea yang juga berarti kota paling jauh dari Yerusalem, Kristus bertanya kepada para rasulNya, menurut mereka,

Syarat Mengikuti Kristus

Kejadian 11:1-9, Markus 8:34-9:1 Shalom, Karena sangat terkejut mendengar Kristus mengatakan bahwa di Yerusalem Dia akan ditolak, menderita sengsara dan dibunuh oleh para pemimpin agama Yahudi, Petrus berreaksi ingin mencegah

Penciptaan Baru Dunia

Kejadian 9:1-13, Markus 8:27-33 Shalom, Setelah Nuh dan keluarganya keluar dari bahtera, Allah bersabda kepadanya: ‘Beranak cuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi’ (Kejadian 9:1). Kata-kata Allah ini sama dengan

Mengimani Proses dari Allah

Kejadian 8:6-13, 20-22, Markus 8:22-26 Shalom, Ketika Kristus di Betsaida, beberapa orang datang dengan membawa kepadaNya seorang yang buta. Mereka berharap Kristus dapat mencelikkan mata orang buta tersebut. Kristus lalu

Ragi Orang Farisi dan Herodes

Kejadian 6:5-8, 7:1-5,10, Markus 8:14-21 Shalom, Setelah diusir dari Taman Eden, Adam dan Hawa mempunyai banyak keturunan. Tetapi semakin lama, manusia semakin punya kecenderungan melakukan hal-hal yang jahat (Kejadian 6:5).